Macam-Macam Simbiosis Lengkap Beserta Penjelasan dan Contohnya

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Simbiosis ialah sebuah hubungan timbal balik di antara dua makhluk hidup yang berbeda. Istilah tersebut dipakai untuk menjelaskan suatu interaksi antarorganisme yang hidup berdampingan.

Tak bisa dimungkiri, makhluk hidup yang ada di bumi semuanya saling bergantung dan berhubungan satu sama lain.

Jadi, simbiosis merupakan sebuah pola interaksi yang sangat erat di antara dua organisme yang mempunyai jenis berbeda. Simbiosis terjadi karena suatu organisme tidak dapat hidup sendiri dan saling membutuhkan satu sama lain.

Interaksi yang dilakukan tersebut dapat bersifat merugikan, menguntungkan atau netral. Adapun makhluk hidup yang melakukan simbiosis sering disebut dengan simbion.

Mungkin itu sedikit penjelasan mengenai simbiosis. Untuk memahami lebih dalam tentang simbiosis, perlu diketahui juga macam-macamnya. Apa saja macam-macam simbiosis yang ada?

Berikut ini rangkuman tentang macam-macam simbiosis beserta contohnya, seperti dilansir dari laman Seluncur.id, Jumat (19/2/2021).

Simbiosis Mutualisme

Ilustrasi Kupu-kupu. (Photo by Bogomil Mihaylov on Unsplash)
Ilustrasi Kupu-kupu. (Photo by Bogomil Mihaylov on Unsplash)

Simbiosis mutualisme merupakan hubungan timbal balik antara dua makhluk hidup yang berbeda yang saling menguntungkan. Pada simbiosis mutualisme ini, kedua pihak yang terlibat simbiosis akan mendapat keuntungan masing-masing.

Beberapa contoh paling umum dari simbiosis mutualisme antara lain:

  • Bunga dan kupu-kupu, kupu-kupu akan hinggap dan menghisap nektar dari bunga. Kupu-kupu mendapat keuntungan berupa makanan, sementara bunga akan dibantu proses penyerbukannya.

  • Burung jalak dan kerbau, burung jalak memakan kutu yang ada di punggung kerbau. Jalak mendapat keuntungan berupa makanan, sementara kerbau akan dibantu karena rasa gatal di punggungnya jadi hilang.

  • Jamur dan tanaman alga, jamur akan membuat lingkungan menjadi lembab. Tanaman alga mendapat keuntungan karena bisa melakukan proses fotosintesis, sementara jamur juga bisa mendapat makanan dari fotosintesis yang dilakukan tanaman alga.

Simbiosis Komensalisme

Ilustrasi hiu. (Pixabay)
Ilustrasi hiu. (Pixabay)

Simbiosis komensalisme adalah hubungan timbal balik antara dua makhluk hidup yang menguntungkan satu pihak dan pihak yang lain tidak dirugikan maupun diuntungkan. Pada simbiosis komensalisme ini, hanya satu pihak saja yang diuntungkan, sementara pihak lain tidak mendapat pengaruh apa pun.

Beberapa contoh paling umum dari simbiosis mutualisme antara lain:

  • Ikan remora dan ikan hiu, ikan remora biasa berenang di dekat ikan hiu. Ikan remora mendapat keuntungan karena mendapat sisa makanan hiu dan mendapat perlindungan, sementara ikan hiu tidak akan terpengaruh.

  • Anggrek dan pohon mangga, anggrek akan menempel di pohon mangga agar mendapat sinar matahari dan zat air. Anggrek mendapat keuntungan karena bisa melakukan fotosintesis, sementara pohon mangga tidak diuntungkan atau dirugikan.

  • Ikan badut dan anemon laut, ikan badut biasa tinggal di tentakel anemon laut. Ikan badut mendapat keuntungan karena terlindung dari pemangsanya, sementara anemon laut tidak akan terganggu dengan keberadaan ikan badut.

Simbiosis Parasitisme

Ilustrasi buah busuk. (Image by minka2507 from Pixabay)
Ilustrasi buah busuk. (Image by minka2507 from Pixabay)

Simbiosis paratisme adalah hubungan timbal balik antara dua makhluk hidup, di mana satu pihak dirugikan dan satu pihak diuntungkan. Adapun contoh dari simbiosis parasitisme ialah:

  • Kutu dan hewan, kutu biasa tinggal di tubuh hewan seperti kerbau, sapi, zebra, dan sebagainya. Kutu mendapat keuntungan karena mendapat tempat tinggal dan menghisap darah hewan, sementara hewan-hewan tersebut dirugikan karena darahnya terhisap oleh kutu.

  • Cacing pita dan manusia, cacing pita tinggal di sistem pencernaan manusia. Cacing pita mendapat keuntungan karena mengambil sisa sari makanan yang menyebabkan manusia menjadi dirugikan.

  • Lalat dan buah, lalat tinggal di dalam buah. Lalat akan mendapat keuntungan karena memiliki tempat bertelur dan berkembang biak, sementara buah akan dirugikan karena bisa jadi busuk.

Simbiosis Netralisme

Ilustrasi katak dan ikan. (Image by Michel Lombard from Pixabay)
Ilustrasi katak dan ikan. (Image by Michel Lombard from Pixabay)

Simbiosis netralisme adalah jenis hubungan antarmakhluk hidup yang tidak memberi keuntungan atau kerugian pada organisme yang terlibat. Pada simbiosis netralisme ini, kedua belah pihak tidak akan mendapat pengaruh apa pun, baik keuntungan atau kerugian.

Contoh simbiosis netralisme:

  • Kambing dan ayam, keduanya tidak memiliki pengaruh satu sama lain karena memiliki jenis makanan yang berbeda.

  • Katak dan ikan, katak biasa mencari makan di air, tetapi katak tidak memakan ikan. Interaksi keduanya tidak memberi pengaruh satu sama lain.

  • Sapi dan burung hantu, meski tinggal di ekosistem yang sama, keduanya tidak saling menguntungkan atau merugikan karena sapi mencari makan saat siang, sementara burung hantu mencari makan saat malam.

Simbiosis Amensalisme

Ilustrasi brokoli. | Castorly Stock dari Pexels
Ilustrasi brokoli. | Castorly Stock dari Pexels

Simbiosis amensalisme adalah jenis hubungan antarmakhluk hidup yang merugikan satu organisme, sementara organisme lain tidak diuntungkan atau dirugikan. Contoh simbiosis amensalisme :

  • Pohon pinus dan tumbuhan lain, pohon pinus dapat mengeluarkan senyawa alelopati yang bisa menyebabkan tumbuhan lain tidak tumbuh subur.

  • Brokoli dan kubis, brokoli mengandung senyawa yang bisa membuat kubis menjadi cepat membusuk.

  • Pohon walnut dan tumbuhan lain, pohon walnut mengeluarkan senyawa alelopati yang merugikan tumbuhan lain di sekitarnya karena menghambat pertumbuhan.

Simbiosis Kompetisi

Ilustrasi singa dan harimau (Image by Gerhard G. from Pixabay)
Ilustrasi singa dan harimau (Image by Gerhard G. from Pixabay)

Simbiosis kompetisi adalah jenis hubungan antarmakhluk hidup berupa kompetisi untuk memperebutkan sesuatu, bisa makanan atau yang lainnya. Contoh simbiosis kompetisi:

  • Singa dan harimau, masing-masing organisme saling berebut mangsa yang sama dalam satu ekosistem yang sama.

  • Kambing dan sapi, kedua pihak sama-sama berkompetisi untuk mendapatkan makanan berupa rumput.

  • Ikan mas dan ikan arwana, keduanya akan saling berkompetisi untuk berebut makanan yang diberikan pada ekosistem kolam.

Sumber: Seluncur