Macam-Macam Sistem Ekonomi dan Penjelasannya, Ketahui Ciri-cirinya

·Bacaan 4 menit
Ilustrasi ekonomi. Credit: pexels.com/pixabay

Bola.com, Jakarta - Sistem ekonomi merupakan perpaduan antara aturan atau cara yang menjadi satu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian.

Berbagai permasalahan ekonomi dihadapi setiap negara di dunia. Kondisi tersebut hanya dapat diselesaikan berdasarkan sistem ekonomi yang dianut oleh masing-masing negara.

Fungsi sistem ekonomi ialah sebagai sarana pendorong untuk melakukan produksi, cara atau metode untuk mengorganisasi kegiatan individu, dan menciptakan mekanisme tertentu agar distribusi barang dan jasa terlaksana dengan baik.

Setiap negara mempunyai sistem ekonomi dan bisa berbeda dengan negara lainnya. Tiap sistem ekonomi tersebut memiliki karakteristik pembeda sendiri, meski semuanya memiliki beberapa fitur dasar.

Perbedaan penerapan sistem ekonomi dapat terjadi karena perbedaan pemilikan sumber daya maupun perbedaan sistem pemerintahan suatu negara.

Sistem ekonomi sebagai solusi dari permasalahan ekonomi yang terjadi dapat dibedakan menjadi beberapa macam. Apa saja macam-macam sistem ekonomi?

Berikut ini rangkuman tentang macam-macam sistem ekonomi beserta penjelasannya, dilansir dari laman sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id, Rabu (25/8/2021).

Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional secara turun-temurun dengan hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja.

  • Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Tradisional

1. Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana.

2. Hanya sedikit menggunakan modal.

3. Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang).

4. Belum mengenal pembagian kerja.

5. Masih terikat tradisi.

6. Tanah sebagai tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran.

  • Kelebihan Sistem Ekonomi Tradisional

1. Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antarindividu sangat erat.

2. Masyarakat merasa sangat aman karena tidak ada beban berat yang harus dipikul.

3. Tidak individualistis.

  • Kelemahan Sistem Ekonomi Tradisional

1. Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana sehingga produktivitas rendah.

2. Mutu barang hasil produksi masih rendah.

3. Saat ini sudah tidak ada lagi negara yang menganut sistem ekonomi tradisional, hanya di beberapa daerah pelosok, seperti Suku Badui Dalam.

Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)

Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi di mana seluruh kegiatan ekonomi mulai produksi, distribusi, dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar.

  • Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Pasar

1. Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal.

2. Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya.

3. Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba.

4. Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (swasta).

5. Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar.

6. Persaingan dilakukan secara bebas.

7. Peranan modal sangat vital.

Kelebihan Sistem Ekonomi Pasar

1. Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi.

2. Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi.

3. Munculnya persaingan untuk maju.

4. Barang yang dihasilkan bermutu tinggi karena barang yang tidak bermutu tidak akan laku di pasar.

5. Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba.

Kelemahan Sistem Ekonomi Pasar

1. Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan.

2. Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal.

3. Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat.

4. Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu.

Sistem Ekonomi Komando (Terpusat)

Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi di mana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian.

Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta untuk siapa barang tersebut diproduksi.

  • Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Terpusat

1. Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah.

2. Hak milik perorangan tidak diakui.

3. Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam kegiatan perekonomian.

4. Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah.

  • Kelebihan Sistem Ekonomi Terpusat

1. Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran, dan masalah ekonomi lainnya.

2. Pasar barang dalam negeri berjalan lancar.

3. Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga.

4. Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan.

5. Jarang terjadi krisis ekonomi.

  • Kelemahan Sistem Ekonomi Terpusat

1. Mematikan inisiatif individu untuk maju.

2. Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat.

3. Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya.

Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, di mana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.

  • Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran

1. Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat.

2. Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah.

3. Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.

4. Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang.

5. Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Saat ini, secara umum hampir tidak ada negara yang murni melaksanakan sistem ekonomi terpusat maupun pasar, yang ada adalah kecenderungan terhadap ekonomi pasar.

Sumber: Kemdikbud

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel