Macam-Macam Teknik Menggiring atau Dribbling dalam Permainan Sepak Bola

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Sepak bola adalah olahraga yang sangat populer dan digemari di seluruh dunia. Sepak bola bisa dimainkan oleh siapa saja dari berbagai kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa, laki-laki atau perempuan.

Sepak bola dimainkan secara beregu oleh dua tim, masing-masing tim terdiri dari 11 pemain. Permainan sepak bola dilakukan dalam dua babak, setiap babak terdiri dari 45 menit.

Masing-masing tim yang bertanding mempunyai tujuan utama memasukkan bola ke gawang lawan sebanyaknya-banyak dan mencegah gawang sendiri dari kebobolan.

Bagi orang-orang yang ingin bermain sepak bola, teknik dasar permainan perlu untuk dikuasai dengan baik. Satu di antara teknik dasar dalam permainan sepak bola ialah menggiring bola

Istilah lain dari menggiring bola adalah dribbling. Para pemain sepak bola tentu perlu menguasai teknik dasar menggiring bola tersebut.

Berikut ini rangkuman tentang macam-macam teknik menggiring bola atau dribbling dalam permainan sepak bola, seperti dilansir dari laman emodul.kemdikbud.go.id, Kamis (14/10/2021).

Teknik Menggiring Bola

Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas, menggiring bola saat melawan Singapura pada laga Piala AFF 2018 di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (9/11). Singapura menang 1-0 atas Indonesia. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas, menggiring bola saat melawan Singapura pada laga Piala AFF 2018 di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (9/11). Singapura menang 1-0 atas Indonesia. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Sebelum membahas teknik menggiring bola atau dribbling, penting untuk diketahui tipe menggiring bola berdasarkan situasinya.

Speed Dribbling

Teknik menggiring bola ini perlu dilakukan pemain dengan melakukan tendangan bola ke depan. Kemudian kejar sambil berlari cepat, hanya harus bebas dari desakan pemain lawan.

Closed Dribbling

Teknik menggiring bola ini perlu pemain lakukan ketika sedang dihimpit oleh pemain lawan. Jadi, tipe menggiring bola ini harus dilakukan saat tak aman dan perlu tetap mengendalikan bola secara penuh.

Pada teknik ini, tidak dianjurkan untuk bola jauh dari orang yang menggirng bola lebih 1 meter. Di sisi lain, menggiring bola ada tiga teknik dasar, yakni dengan menggunakan punggung kaki, kaki bagian dalam, dan bagian luar.

Menggiring Bola Menggunakan Punggung Kaki

Pemain Italia Federico Chiesa (tengah) menggiring bola melewati pemain Inggris Kyle Walker (kiri) dan Bukayo Saka (kanan) pada pertandingan final Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris, 11 Juli 2021. Pergerakannya begitu eksplosif di posisi sayap dan tak kenal lelah. (Paul ELLIS/POOL/AFP)
Pemain Italia Federico Chiesa (tengah) menggiring bola melewati pemain Inggris Kyle Walker (kiri) dan Bukayo Saka (kanan) pada pertandingan final Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris, 11 Juli 2021. Pergerakannya begitu eksplosif di posisi sayap dan tak kenal lelah. (Paul ELLIS/POOL/AFP)

Menggiring Bola Menggunakan Punggung Kaki

1. Ambil sikap awal dengan berdiri menghadap pada gerakan.

2. Kedua tangan bisa dalam kondisi telentang, tetapi dalam kondisi rileks.

3. Mata arahkan ke depan.

4. Dorong bola ke depan menggunakan punggung kaki.

5. Kaki bagian ujung sentuhkan ke bola menghadap ke tanah.

6. Gerakkan bola ke depan pada permukaan tanah.

7. Hentikan gerakan bola tepat di bagian atas bola menggunakan telapak kaki.

8. Kaki yang tak digunakan untuk menggiring bola bisa menjadi tumpuan berat badan.

9. Pandangan mata masih ke depan.

Menggiring Bola Menggunakan Kaki Bagian Dalam

Pemain Juventus Cristiano Ronaldo (kiri) menggiring bola mencoba melewati pemain Udinese Jens Stryger Larsen pada pertandingan Liga Italia di Allianz Stadium, Turin, Italia, Minggu (3/1/2021). Juventus menang 4-1 dengan sumbangan dua gol dari Cristiano Ronaldo. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)
Pemain Juventus Cristiano Ronaldo (kiri) menggiring bola mencoba melewati pemain Udinese Jens Stryger Larsen pada pertandingan Liga Italia di Allianz Stadium, Turin, Italia, Minggu (3/1/2021). Juventus menang 4-1 dengan sumbangan dua gol dari Cristiano Ronaldo. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Menggiring Bola Menggunakan Kaki Bagian Dalam

1. Ambil sikap awal dengan posisi tubuh berdiri menghadap ke gerakan yang disertai pandangan ke depan secara lurus.

2. Rilekskan bagian lengan dan posisi harus di sisi tubuh.

3. Putar pergelangan kaki keluar dan kuncilah.

4. Dorong bola dengan kaki bagian dalam ke depan di mana buka posisi kaki ke depan dan gerakkan juga kaki tumpu.

5. Hentikan bola yang bergerak ke arah depan pada permukaan tanah dengan telapak kaki.

6. Tumpukan berat badan pada bagian kaki yang tak dipakai untuk menggiring bola.

7. Pandangan mata tetap ke arah depan.

Menggiring Bola Menggunakan Kaki Bagian Luar

Penyerang Barcelona, Antoine Griezmann, menggiring bola saat melawan Real Betis pada laga La Liga di Stadion Camp Nou, Sabtu (7/11/2020). Barca menang dengan skor 5-2.(AP/Joan Monfort)
Penyerang Barcelona, Antoine Griezmann, menggiring bola saat melawan Real Betis pada laga La Liga di Stadion Camp Nou, Sabtu (7/11/2020). Barca menang dengan skor 5-2.(AP/Joan Monfort)

Menggiring Bola Menggunakan Kaki Bagian Luar

1. Awali dengan berdiri menghadap arah gerakan, mata juga ke arah depan.

2. Posisikan lengan dua-duanya ada di sisi tubuh dan agak direntangkan

3. Putar pergelangan kaki ke dalam, lalu kunci.

4. Dorong bola ke depan menggunakan kaki bagian luar di mana posisi bisa dijadikan agak terangkat dari permukaan tanah.

5. Gerakkan juga kaki tumpu bersamaan.

6. Tumpukan berat badan pada kaki yang tak dipakai untuk menggiring bola

7. Dalam menggiring bola pastikan bola yang bergerak tak begitu jauh dari kaki.

8. Gunakan telapak kaki untuk menghentikan bola.

9. Berat badan tumpukan ke kaki yang tak dipakai menggiring bola sambil pandangan mata tetap mengarah ke depan.

Sumber: Kemdikbud

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel