Macan Kemayoran Menuju BRI Liga 1: Thomas Doll Permanenkan Pakem 3-5-2 di Persija?

Bola.com, Jakarta - Perubahan yang dibawa Thomas Doll ke Persija Jakarta kian kental. Selain merombak pemain, pelatih asal Jerman itu juga mengganti pakem tim ibu kota.

Persija menerapkan pola yang tidak biasa kala beruji coba dengan Sabah FC. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu memainkan formasi 3-5-2.

Sudah lama Persija tidak memakai pakem 3-5-2. Namun, Thomas Doll kembali menghidupkannya. Pola itu pernah menjadi tren di Liga Indonesia 2000-an.

Celakanya, formasi 3-5-2 Persija Jakarta tidak mempan untuk mengalahkan Sabah FC. Macan Kemayoran takluk dari runner-up sementara Liga Super Malaysia itu.

Pelajaran dari Sabah

Sabah FC membuka keunggulan saat laga baru berjalan tiga menit. Sebuah gol bunuh diri dilakukan oleh pemain Persija Jakarta. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Sabah FC membuka keunggulan saat laga baru berjalan tiga menit. Sebuah gol bunuh diri dilakukan oleh pemain Persija Jakarta. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Persija Jakarta takluk 1-2 Sabah FC dalam uji coba di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada Minggu (5/6/2022).

"Soal sistem, kadang orang membicarakannya padahal itu tidak terlalu penting," ujar pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll.

"Yang penting, adalah bagaimana pemain merasakan sistemnya. Mau bermain dengan empat atau lima bek, satu striker atau dua striker, bagi saya tidak terlalu penting," jelasnya.

Terbiasa 4-3-3

Liga 1 - Ilustrasi Logo Persija Jakarta BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Ilustrasi Logo Persija Jakarta BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Selama lima tahun terakhir, Persija terbiasa menggunakan pakem 4-3-3. Pola itu juga yang mengantar tim berjuluk Macan Kemayoran itu menjuarai Liga 1 2018.

"Ketika bermain dengan lima gelandnag, jarak mereka tidak terlalu jauh. Kami masih punya waktu untuk berlatih sistem, misalnya empat pemain di lini belakang," imbuh Thomas Doll.

Fleksibel

Striker anyar Persija Jakarta, Ricky Cawor pun belum tampil maksimal. Dirinya masih kesulitan melewati barisan pertahanan Sabah FC. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Striker anyar Persija Jakarta, Ricky Cawor pun belum tampil maksimal. Dirinya masih kesulitan melewati barisan pertahanan Sabah FC. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Pernyataan Thomas Doll itu mengisyaratkan bahwa formasi Persija untuk turnamen pramusim dan BRI Liga 1 2022/2022 akan fleksibel, tidak terpaku dengan 3-5-2.

"Pada akhirnya, yang terpenting bagaimana pemain merasakan sistem yang berbeda-beda. Orang-orang mungkin ingin tahu sistem seperti apa agar Persija menang," terang Thomas Doll.

"Karena pada setiap sistem, kami bisa main menyerang. Bisa dilihat ketika melawan Sabah FC, kami tak berdiri di kotak penalti dan menunggu," papar arsitek asal Jerman tersebut.

Jejak Musim Lalu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel