Macet Hingga Malam, Polisi Tutup Jalur dari Cianjur Menuju Puncak

Merdeka.com - Merdeka.com - Polres Cianjur, Jawa Barat, memutuskan menutup jalur menuju Puncak. Dimulai dari Tugu Lampu Gentur-By Pass, Cianjur.

Langkah ini sebagai upaya memutus rantai antrean yang terus memanjang di jalur utama Cianjur-Puncak. Sehingga kendaraan dengan tujuan Bogor diarahkan ke jalur alternatif.

Dilansir Antara, Rabu (4/5), Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Sujana Awin Umar belum bisa memastikan berapa lama penutupan akan dilakukan. Karena ekor antrean di kawasan Puncak-Cianjur masih memanjang. Sehingga hanya pengendara lokal yang diizinkan melintas melalui jalur alternatif Gombong.

"Hingga malam ini, ekor antrean belum mencair di jalur utama Cianjur-Puncak, sehingga untuk memutus antrean kendaraan dengan laju terhenti, kami menutup jalur menuju Puncak mulai dari Cianjur. Sedangkan sistem satu arah belum dapat mencairkan antrean," katanya.

Tujuan Bogor Diarahkan ke Jonggol

Penutupan arus menuju Cipanas-Puncak itu, akan kembali dibuka setelah antrean mencair di kawasan Puncak hingga Bogor. Pengendara dengan tujuan Bogor diarahkan ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi.

Sementara kepadatan arus dengan laju tersendat, tambah dia, juga terlihat di jalur utama Cianjur-Bandung, sehingga upaya penyekatan dan rekayasa arus dilakukan untuk menghindari terjadinya macet total dari kedua arah seiring tingginya arus lalu lintas dari kedua arah.

Sementara sejumlah pengendara dengan tujuan Bogor mengaku terjebak selama 4 jam di jalur utama Cianjur. Tepatnya mulai dari Jalan Raya Cugenang, laju kendaraan hanya bergerak beberapa meter dan kembali berhenti selama puluhan menit.

"Biasanya dari Cianjur ke Cugenang hanya hitungan menit, namun saat ini kami sudah terjebak selama 4 jam tidak bergerak. Kami tidak tahu sampai jam berapa ke rumah di Bogor setelah bersilaturahmi dengan keluarga besar di Cianjur," kata pengendara asal Bogor, Kholis. [noe]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel