Madrid Jengkel Ultimatum soal Mbappe ke PSG Tidak Mempan

·Bacaan 2 menit

VIVA – Usaha Real Madrid mendapatkan Kylian Mbappe terancam gagal total. Sudah masuk menit-menit akhir bursa transfer, kubu PSG malah tidak merespons tawaran mereka.

Los Blancos akhir pekan lalu bikin heboh dengan keinginan memboyong Mbappe. Tawaran besar diajukan, pertama pada angka 160 juta euro.

PSG lantas langsung menolak. Tapi itu tidak mengendurkan semangat Madrid. Mereka kembali maju dengan proposal lebih mengiurkan, mencapai 170 juta euro, plus bonus.

Sayangnya PSG tidak menjawab sama sekali. Memang dari awal mereka menyatakan tidak mau melepas Mbappe. Tapi beberapa hari sebelumnya sempat mencuat kabar kalau Les Parisiesn akan mempertimbangkan bila memang ada tawaran yang sesuai.

Sebenarnya posisi PSG saat ini tidak bagus. Mbappe dalam tahun terakhir kontraknya. Dan apesnya si pemain juga masih ogah menambah durasi kerja sama.

Dengan kata lain, kalau tidak menerima pinangan Madrid yang menggiurkan sekarang, maka bisa jadi tahun depan PSG akan kehilangan Mbappe secara cuma-cuma. Jelas itu hal yang sangat merugikan dari segi apapun, baik sekotor olahraga atau pun bisnis.

Madrid dalam situasi ini merasa di atas angin. Pada Senin kemarin, seperti dikabarkan Goal, mereka melayangkan ultimatum kepada PSG. Bila tidak ada jawaban pasti, maka tim asal ibu kota Spanyol tersebut akan langsung menarik diri, tidak menawar Mbappe lagi.

Dan nyatanya PSG memang diam seribu bahas. Jelas sikap tersebut membuat Madrid kecewa karena merasa klub elite Pranvis tersebut bersikap plin-plan.

Ada pun Madrid lalu membuka negosiasi lain dengan Rennes. Dan mereka kini hanya tinggal menunggu peresmian untuk mendatangkan Eduardo Camavinga.

Camavinga ditransfer dengan biaya 31 juta euro, atau sekitar Rp507 miliar, ditambah bonus. Pengumuman resmi akan dilakukan Los Blancos hari ini juga, Selasa 31 Agustus 2021.

Untuk Camavinga, dia merupakan seorang gelandang. Namanya banyak diperbincangkan dan disebut sebagai calon bintang masa depan khususnya di Timnas Prancis.

Camavinga sudan menjalani tes medis sebagai bagian dari kesepakatan transfer ke Real Madrid. Dia juga telah menuntaskan negosiasi nilai kontrak.

Madrid cukup beruntung bisa memboyongnya dengan harga tersebut. Itu karena Camavinga dalam tahun terakhir kontraknya bersama Rennes dan belum melakukan perpanjangan, sehingga Le Merengues bisa menawarnya lebih rendah.

Bicara soal gaya bermain, Camavinga dikenal dengan skil olah bola yang mumpuni. Dia senang 'menari-nari' di tengah lapangan untuk mengontrol permainan. Yang menjadi andalan lain dari pemain 18 tahun ini adalah umpan akurat. Musim lalu dia mencatat akurasi umpan 89 persen di Liga Prancis.

Dengan gaya bermain seperti itu, besar harapan Camavinga bisa dijadikan pengganti bagi Luka Modric kelak. Sang legenda hidup kini sudah semakin termakan usia dan cepat atau lambat harus digantikan oleh pemain yang lebih segar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel