Madura United pertahankan Slamet Nurcahyo dengan rapor positif

·Bacaan 1 menit

Madura United FC mengumumkan tetap mempertahankan pemain senior Slamet Nurcahyo yang selalu mendapatkan rapor positif meski dilakukan pergantian pelatih dalam beberapa musim.

"Pergantian pelatih dari beberapa musim, SNC 10 (Slamet Nurcahyo) masih selalu mendapatkan rapor positif," tulis Madura United di akun Instagram resmi klub, Sabtu.

Manajemen Madura United mengunggah video yang menampilkan gelandang asal Jember, Jawa Timur, berusia 38 tahun itu, dengan grafis dan keterangan "Stay".

Baca juga: Asep Berlian berlabuh di Dewa United

Pemain bernomor punggung 10 itu bergabung dengan Laskar Sape Kerrab, julukan Madura United, sejak 10 Januari 2016.

"Sudah melalui 100 pertandingan bersama Laskar Sape Kerrab, dipastikan akan terus berlanjut, karena SNC masih Madura United FC!" tulis Madura United lagi.

Madura United sebelumnya telah melepas sejumlah pemainnya, diawali dari kiper asing asal Korea Selatan Hong Jeong-nam.

Tak berselang lama, Madura United kembali melepas tiga penjaga gawangnya, yakni Muhammad Ridho, Muhammad Ridwan, dan Rizki Kusni.

Baca juga: Madura United kembali lepas pemain

Setelah itu, beberapa pemain lainnya menyusul hengkang, yakni Asep Berlian, Jaimerson Xavier, Renan Silva, dan Greg Nwokolo.

Madura United tetap mempertahankan Alberto Goncalves, Kevy Syahertian, Kadek Raditya, Dody Alexvan Djin, Haris Tuharea, Feby Ramzy, Make Aldo, Hugo Gomes dos Santos Silva atau Jaja, Fadilah Nur Rahman, Guntur Ariyadi, Novan Sasongko, Silvio Escobar, dan sang kapten Fachrudin Aryanto, serta Muhamad Fadilla Akbar yang merupakan pinjaman dari RANS Cilegon FC.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel