Magis Thiago Alcantara Malah Bunuh Liverpool

Satria Permana
·Bacaan 1 menit

VIVAThiago Alcantara disebut-sebut sebagai biang keladi dalam melempemnya Liverpool di empat laga terakhir Premier League. Gaya main Thiago, dianggap tak cocok dengan permainan gegenpressing milik manajer Juergen Klopp bersama Liverpool.

Eks gelandang Liverpool, Dietmar Hamann, yang mengungkapkan opini tersebut. Hamann menilai, meski memiliki kualitas mumpuni dalam mengatur permainan, tempo Thiago tak cocok dengan gegenpressing.

Sebab, Thiago terlalu lama menahan bola di lini tengah. Hal tersebut membuat sirkulasi bola di sektor tengah Liverpool, bagi Hamann, menurun kecepatannya.

Pun, permainan dinamis Liverpool menurun dan membuat lawan mudah membaca arah permainan, saat Thiago memegang bola.

"Liverpool kini sering kali menguasai bola dengan porsi yang begitu besar dan selalu memiliki jalan untuk mendobrak pertahanan. Tapi, dinamisme permainan tim berubah ketika Thiago di dalam tim. Saya kira ini bukan hal yang lebih baik," kata Hamann dilansir Daily Mail.

Menurut Hamann, pria 29 tahun tersebut bisa nyetel dengan The Reds kalau memainkan skema bola-bola pendek dan taktis, dengan didukung kemampuan teknik tinggi macam Manchester City.

Sedangkan, Liverpool punya gaya berbeda. Mereka lebih bertenaga dan banyak pemain yang tak terlalu tinggi kualitas tekniknya.

"Dia merupakan yang terbaik ketika tim menguasai bola dalam fase yang lama. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Liverpool tak mendapatkannya," terang Hamann.