Magis Zidane dan Asal Usul Formasi Legendaris Pohon Natal AC Milan

Satria Permana

VIVA – Formasi pohon natal begitu legendaris bagi AC Milan dan sangat lekat dengan pelatih Carlo Ancelotti. Ternyata, skema ini bermula dari legenda sekelas Zinedine Zidane.

Cerita bermula kala Ancelotti masih menukangi Juventus. Saat masih membesut Juventus, Ancelotti diberkahi pemain-pemain mewah di lini depan dan tengah, macam Alessandro Del Piero, Filippo Inzaghi, dan Zidane.

Tahun pertama membesut Juventus, Ancelotti masih setia dengan pakem kuno 3-4-1-2. Itu memang formasi yang begitu tren dan cocok dengan gaya sepakbola Italia.

Formasi ini ternyata dinilai tak berjalan maksimal untuk seorang Zidane. Magis Zidane sama sekali tak muncul dengan formasi tersebut.

Sebagai gelandang serang atau striker lubang, potensi Zidane sulit keluar karena adanya kewajiban membantu pertahanan yang cukup besar.

Zinedine Zidane (kiri) dan Carlo Ancelotti (kanan)

Alhasil, Ancelotti putar otak dan mengubah pakemnya di tahun kedua bersama Juventus. Dari situlah, pemikiran Ancelotti soal taktik dan strategi makin kaya.

Dia akhirnya mengubah pakem Juventus menjadi 4-4-2. Zidane diberdayakan sebagai nomor 10, dan Ancelotti mulai membangun skema pohon natal yang begitu lekat saat berjaya bersama Milan.

"Saya mengubah pandangan karena Zidane, memainkan empat bek, tapi mempertahankan dua striker di lini depan, dan memberdayakan satu orang nomor 10 seperti Zidane," ujar Ancelotti.

"Memang, Zidane yang mengubah pandangan saya soal sepakbola. Saya terlalu fokus dengan wajah lama Juventus, sebelum mengubahnya menjadi 4-4-2. Saya cuma mau menempatkan Zidane di posisi terbaiknya agar nyaman saat bermain," lanjutnya.

Skema 4-4-2 pohon natal terus disempurnakan Ancelotti hingga membesut Milan. Kebetulan, saat menukangi Milan, Ancelotti diberkahi pemain yang punya gaya main sama dengan Zidane, yakni Ricardo Kaka.

Baca juga:

Misteri Bisikan Nakal Mourinho ke Guardiola di Liga Champions

10 Striker Terseram di Bawah Usia 21 Tahun

Stadion PSM Jadi Kebun Sawi