Magnificent Woman - Suzy Hutomo: Jalan Panjang dan Konsistensi Beri Edukasi tentang Lingkungan

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Nama Suzy Hutomo dikenal dengan dua hal paling berkaitan tentang dirinya, yaitu Owner dan Chairperson The Body Shop Indonesia, sekaligus aktivis lingkungan hidup. Ia mengakui dirinya memang seorang pecinta lingkungan, bahkan sebelum akhirnya masuk ke dunia bisnis.

TERKAIT: Fimela Lady Boss: Mengenal Suzy Hutomo, Pahlawan Lingkungan Hidup dan Perjuangannya yang Tak Kenal Lelah

TERKAIT: LADY BOSS: Perjuangan Suzy Hutomo Pendiri The Body Shop Indonesia dalam Menjaga Lingkungan

TERKAIT: Fimela Lady Boss: Jalan Panjang Atasi Masalah Pencemaran Lingkungan, Ini Kata Suzy Hutomo tentang Apa yang Bisa Kita Lakukan

Perjalanannya mencintai lingkungan bisa dibilang telah dimulai sejak kecil. Suzy Hutomo dibesarkan di lingkungan yang sangat dengan alam, sejak kecil, ia dan keluarganya terbiasa menghabiskan waktu liburan ke gunung dan laut, bahkan saat duduk di bangku SMA, Suzy Hutomo sudah mengikuti komunitas pecinta alam.

Awal mula Suzy Hutomo bergabung dengan keluarga brand The Body Shop, hingga menjadi Owner, sekaligus Chairperson The Body Shop Indonesia juga bukan cerita yang biasa. Saat itu, Suzy Hutomo telah sering melewati salah satu toko The Body Shop yang ada di London, ketika dirinya masih berkuliah di sana.

Awal mula perjalanan Suzy Hutomo dengan The Body Shop

Suzy Hutomo, Owner The Body Shop Indonesia dan aktivis lingkungan. Document/Suzy Hutomo.
Suzy Hutomo, Owner The Body Shop Indonesia dan aktivis lingkungan. Document/Suzy Hutomo.

Namun, ada satu hal yang paling menarik perhatiannya, yaitu pamflet "against animal testing" yang memang selalu dijunjung oleh brand The Body Shop sejak lama. Sekembalinya ke Indonesia, Suzy Hutomo mencari peluang bisnis untuk mengundang The Body Shop membuka tokonya di tanah air dan berhasil.

Merasa bahwa The Body Shop dan dirinya memiliki value dan visi-misi yang sejalan, Suzy Hutomo juga menerapkan prinsip bisnis berkelanjutan yang disebutnya sebagai 3P (Planet, People, Profit). Ia ingin memanfaatkan bisnisnya ini sebagai sarana membangkitkan kepeduliaan nyata terhadap lingkungan, sehingga pada tahun 2008, Suzy Hutomo merilis program Bring Back Your Bottle di The Body Shop Indonesia.

Suzy Hutomo sangat menyadari bahwa dirinya dan semua orang masih harus menempuh jalan panjang untuk bisa mengatasi berbagai permasalahan lingkungan hidup yang saat ini terjadi. Ia memulainya dengan terus memberikan edukasi, khususnya bagi generasi muda untuk lebih sadar akan kondisi lingkungan hidup saat ini.

Menurutnya, saat ini generasi muda sudah mulai sadar akan kondisi lingkungan hidup, namun aksi nyatanya belum terlihat. Ia sempat menceritakan bagaimana ia membangun ekosistem berkelanjutan di kantor The Body Shop Indonesia sendiri.

Menerapkan ekosistem bisnis yang berkelanjutan

Suzy Hutomo, Owner & Chairperson The Body Shop Indonesia, sekaligus aktivis lingkungan. Sumber foto: Document/Suzy Hutomo.
Suzy Hutomo, Owner & Chairperson The Body Shop Indonesia, sekaligus aktivis lingkungan. Sumber foto: Document/Suzy Hutomo.

"Di kantor itu, kita pasang berbagai pamflet sebagai pengingat untuk menjaga lingkungan. Lalu, plastik sudah nggak boleh masuk ke kantor, kalo kita jajan dari luar yang ada plastiknya, nggak boleh masuk kantor. Lalu bawa peralatan makan sendiri. Ya kita mulai dulu dari hal-hal yang sederhana," jelasnya.

Edukasi menjadi hal yang tidak bisa diabaikan oleh Suzy Hutomo, karena ia selalu menerapkannya di rumah, perusahaan, dan lingkungan sekitarnya. Lewat bisnisnya, Suzy Hutomo juga aktif berkolaborasi memberi dukungan dan bantuan terkait lingkungan hidup.

Sampai sekarang, Suzy Hutomo juga bercerita dirinya masih terus aktif membantu di komunitas lingkungan hidup yang dekat dengan tempat tinggalnya, untuk membuat program dan aktivitas yang sekiranya bisa ikut membantu mengatasi permasalahan lingkungan. Ikut vote Suzy Hutomo, yuk sebagai Magnificent Woman di Fimela Fest 2021, di sini.

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel