Maguire Bongkar Resep Kebangkitan MU Usai Dibantai Tottenham

Zulfikar Husein
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kapten Manchester United, Harry Maguire, mengungkapkan resep kebangkitan timnya usai menderita kekalahan memalukan dari Tottenham Hotspur. Maguire mengatakan, mental skuad Setan Merah sempat menurun, namun bisa segera bangkit lagi di tengah krisis.

Pada awal bulan Oktober kemarin, MU secara mengejutkan kalah memalukan dengan skor 1-6 dari Tottenham di Old Trafford. Namun, setelah hasil minor tersebut, MU sukses meraih kemenangan atas Newcastle United, Paris Saint-Germain, dan RB Leipzig, serta menahan imbang Chelsea.

Bahkan, di pertandingan terakhir, MU berhasil menang telah 5-0 atas RB Leipzig dalam lanjutan Grup H Liga Champions musim ini, pada Kamis 29 Oktober 2020, dini hari WIB. Meskipun, Maguire mengakui, bahwa ada sebuah krisis besar yang menyelimuti skuad MU usai kalah telah dari Tottenham.

"Setelah kalah dari Spurs, kami semua merasa sangat jatuh karena kami mengalaminya saat musim baru berjalan 3 pertandingan. Saat itu, rasanya seperti sebuah krisis besar," kata Maguire, seperti dilansir MUTV, Jumat 30 Oktober 2020.

"Itu adalah perasaaan yang agak aneh, tapi kami tak pernah memperkirakan akan kalah seperti itu dalam pertandingan yang digelar di Old Trafford. Padahal sangat jelas, kami tidak pernah menginginkan kekalahan seperti itu," ujarnya.

Lebih lanjut, Maguire membeberkan resep kebangkitan timnya setelah kekalahan memalukan itu. Menurutnya, pasukan The Red Devils langsung memfokuskan untuk melakukan pembenahan di sektor pertahanan. Terlebih, MU merupakan tim yang defensif.

"Dalam 3 pertandingan awal musim ini, kami terlalu banyak membuang peluang. Selain itu, kami ini merupakan tim defensif dengan catatan paling banyak clean sheet di Liga Europa musim lalu. Jadi, kami menyadari bahwa kami harus lebih baik untuk lebih solid," ucapnya.

"Makanya, kami bekerja keras saat latihan dan setelah jeda internasional kami berhasil untuk tidak menyia-nyiakan sejumlah peluang dan saat ini kami adalah tim yang dasar solid," tutur eks bek Leicester City tersebut.