Maharani Akan Jelaskan Posisinya Malam Ini  

TEMPO.CO, Jakarta - Maharani Suciono, yang sempat ikut digelandang Komisi Pemberantasan Korupsi saat bersama Ahmad Fathanah, anak buah mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, pada Selasa malam lalu, 29 Januari, di Hotel Le Meridien, akan mengungkapkan posisinya pada Selasa malam, 5 Februari 2013.

Maharani dijadwalkan akan menggelar konferensi pers di Hotel Nalendra, Kebon Nanas, Jakarta Timur, pada pukul 20.00. "Iya, nanti malam Rani akan menemui rekan-rekan media," kata kakak Maharani yang enggan disebutkan namanya, Selasa, 5 Februari 2013.

Sebelumnya, kuasa hukum Maharani mengundang awak media dalam konferensi pers di tempat yang sama pada Senin malam kemarin. Namun, konferensi pers dibatalkan karena kondisi Maharani yang belum siap dan ibunda Maharani sempat pingsan. "Nanti ya akan dijelaskan semuanya. Kenapa kemarin diundur dan sebagainya," ujarnya.

Maharani, mahasiswi Universitas Moestopo Beragama, diperiksa KPK karena kedapatan sedang bersama Ahmad Fathanah di Hotel Le Meridien, Selasa malam lalu. Kasus tangkap tangan ini menyeret Luthfi sebagai tersangka. Ia diduga menerima suap dari PT Indoguna Utama, perusahaan impor daging sapi.

Petinggi PT Indoguna, yakni Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi, juga berstatus sebagai tersangka. Maharani disebut-sebut mendapat duit Rp 10 juta dari Ahmad Fathanah. Keduanya bertemu di sebuah kafe di Senayan City, kemudian ke hotel.

Berdasarkan pengakuan Maharani, Ahmad mengajaknya makan malam bersama di Hotel Le Meridien. Pada Kamis dinihari, 31 Januari 2013, KPK membebaskan Maharani karena diduga kuat ia tidak terkait dalam peristiwa suap-menyuap izin impor daging sapi.

AFRILIA SURYANIS

Berita terpopuler lainnya:

Foto Luthfi-Ahmad Fathanah Sedang Rapat Beredar

Dicekal Bersama Luthfi Hasan, Elda Devianne Lenyap

Ibas Jadi Ketua Umum? Ketua Fraksi Demokrat Diam

Harga Land Cruiser Luthfi Hasan Hampir Rp 1 Miliar

Skandal Besar Sepak Bola Eropa Terungkap

Anas Diganti Ibas, Kata Ruhut

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.