Mahasiswa Asal Timor Leste Tewas Diserang OTK di Yogyakarta

Merdeka.com - Merdeka.com - EHL seorang mahasiswa asing asal Timor Leste harus merenggang nyawa karena menjadi korban penyerangan dan penganiayaan dari orang tak dikenal di Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Yogyakarta, Rabu (31/8) malam.

"Kejadian para Rabu 31 Agustus 2022 sekitar pukul 23.45 WIB, terjadi penganiayaan yang dilakukan oleh orang tak dikenal. Adapun korban meninggal dunia berinisial EHL. Korban luka berinisial JVG dan CDF," kata Kapolresta Kota Yogyakarta, Kombes Idham Mahdi, Kamis (1/9) di Mapolresta Yogyakarta.

Idham menuturkan jika korban yang meninggal dunia ini merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Timor Leste. Korban berstatus mahasiswa yang sedang berkuliah di DIY.

Berkaitan dengan perkembangan kasus tersebut, Idham mengatakan kepolisian masih melakukan penyelidikan. Idham membeberkan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi telah dilakukan oleh petugas kepolisian.

Kasi Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja menceritakan kejadian bermula pada Rabu (21/8) sekitar pukul 20.00 WIB korban bersama sejumlah temannya sedang nongkrong di sebuah toko berjejaring.

"Sekitar pukul 20.15 WIB datang dua orang dengan mengendarai mobil yang kemudian menghampiri korban dan rekannya. Kemudian datang lagi tiga orang yang dihubungi oleh pengendara mobil tersebut," kata Timbul.

"Saat itu tiga orang itu mengajak ngobrol salah satu orang. Sekitar pukul 22.30 WIB tiga orang tersebut pergi meninggalkan lokasi yang tak lama berselang diikuti oleh dua orang yang mengendarai mobil. Sementara korban dan rombongan masih berada di lokasi," sambung Timbul.

Timbul menuturkan berdasarkan rekaman CCTV sekitar pukul 23.40 datang serombongan orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor. Rombongan ini kemudian menghampiri rombongan korban dan langsung menyerang dengan parang.

"Korban mengalami luka tusuk di bagian dada, korban sempat lari hingga kurang lebih 300 meter namun kemudian tumbang. Korban dilarikan ke RS tapi nyawanya tidak tertolong," beber Timbul.

"Selain korban EHL yang meninggal dunia adapula korban lain berinisial JVG yang mengalami luka sayatan dan pukulan benda tumpul serta korban CDF yang mengalami luka memar," sambung Timbul. [eko]