Mahasiswa Bakar Diri Tolak Kenaikan BBM

TRIBUNNEWS.COM, PALOPO-- Satu mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Palopo di rawat dirumah sakit at - medica Palopo akibat bakar diri yang dilakukan saat melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak, senin (12/03).

Korban Evan Amir (20) semester enam jurusan matematika STAIN Palopo mengalami luka bakar pada bagian muka, telinga kiri dan kanan, serta pada bagian tangan juga mengalami luka bakar.

Teman kampus korban masih mendampingi Evan Amir di rumah sakit at medica Palopo yang sampai saat ini masih terbaring lemah setelah aksi bakar diri tersebut. Korban Evan Amir saat ditemui dirumah sakit At - medica Palopo mengatakan jika ia melakukan hal tersebut karena keprihatinannya akan dinaikkannya harga BBM beserta tarif listrik yang akan menjadi beban bagi masyarakat.

Aksi tersebut dilakukannya di jalan Andi Jemma depan kantor Bank BNI palopo yang juga berdekatan dengan kantor walikota Palopo. Salah seorang teman korban Yertin Ratu mengatakan jika korban tersebut sengaja melakukan aksi bakar diri karena frustasi akan dinaikkannya harga BBM.

Ia menambahkan sebelum melakukan aksi bakar diri, korban tersebut sempat menyiram mukanya dengan bensin yang kemudian membakar ban bekas di jalan yang mengakibatkan percikan api pada mukannya. Salah seorang coordinator lapangan Ridwan Bakokang saat ditemui di Rumah Sakit At Medica Palopo mengatakan jika ia tidak menyangka jika temannya tersebut akan melakukan aksi bakar diri.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.