Mahasiswa Baru Membludak, UAD Kesulitan Ruang Kuliah

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Jika Perguruan Tinggi (PT) lain kesulitan mencari mahasiswa baru, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta justru kebanjiran calon mahasiswa baru.

Bahkan, Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) ini banyak menolak mahasiswa baru untuk menjaga kualitas pendidikan di kampus tersebut.

"Kita senang kepercayaan masyarakat terhadap kami cukup besar, namun saking banyaknya mahasiswa baru kita sekarang kesulitan ruang kuliah," ungkap Rektor UAD, Kasiyarno, pada acara pengajian Syawalan dan pamitan haji dosen dan karyawan UAD di Kampus I UAD, Selasa (28/8).

Diakuinya, untuk tahun akademik 2012/2013 ini, jumlah mahasiswa baru yang melakukan registrasi ulang ke UAD sebanyak 3.800 orang. Jumlah itu meningkat sekitar signifikan dari tahun sebelumnya.

Ini karena ada penambahan tiga program studi baru di UAD yaitu Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PGPAUD) dan Prodi Komunikasi.

"Akibatnya kita kesulitan mencari ruang kuliah agar proporsi mahasiswa dengan ruang kuliah seimbang. Pembangunan Kampus IV belum selesai sehingga kita cari solusi untuk kebutuhan ruang kuliah ini," ujarnya.

Kasiyarno mengakui pihaknya sudah mencoba melakukan sewa beli beberapa bekas kampus di Yogyakarta. Namun, hingga detik ini belum ada kesepakatan terkait hal itu. "Mahasiswa kita belum mau kuliah malam. Sehingga tetap kita usahakan akan ada penambahan ruang kuliah baru di tahun ini," tegasnya.


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.