Mahasiswa Berprestasi, UBK Kaget Sondang Bakar Diri

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak Universitas Bung Karno (UBK) mengaku kaget dengan aksi bakar diri yang dilakukan Sondang Hutagalung (22). Pasalnya, secara akademis, Sondang merupakan mahasiswa yang berprestasi hingga mendapatkan dua kali beasiswa.

"Dari sisi akademis berprestasi, kita benar-benar kaget dan tidak menyangka," kata Pembantu Rektor III bidang Kemahasiswaan, Daniel Panda ketika ditemui Tribunnews.com, di Kampus UBK, Jakarta, Jumat (9/12/2011).

Kekagetan Daniel juga disebabkan Sondang dikenal sebagai mahasiswa UBK yang pendiam dan tidak terlalu aktif di kampus. Dari cerita yang dikumpulkan, Sondang hanya datang ke kampus bila mengikuti mata kuliah dan langsung pulang.

"Dia jarang mengikuti kegiatan di kampus," ujarnya.

Daniel mengakui kegiatan Sondang tidak terpantau. Ia menyatakan mengenal mahasiswa yang sering melakukan demonstrasi. "Jujur kegiatannya tidak terpantau oleh saya, kalau mahasiswa yang aktivis, saya cukup mengenal," ujarnya.

Pemberian beasiswa selama dua kali, kata Daniel, cukup membantu Sondang. Biaya kuliah selama setahun tidak perlu dibayar Sondang.

"Itu cukup membantu Sondang, dia membutuhkan biaya untuk pendidikan," katanya.

Mengenai motif aksi bakar diri, Daniel mengaku tidak mengetahuinya, ia pun menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada kepolisian.

"Kita tunggu tes DNA dulu," tukasnya.

Sebelumnya, seorang laki-laki misterius nekad melakukan aksi bakar diri di Jalan Merdeka Barat, tepat di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (07/11/2011) kemarin, sekitar pukul 17.30 WIB. Dari tubuh laki-laki tersebut, petugas tidak menemukan secuil pun informasi, yang dapat memberitahu siapa gerangan laki-laki tersebut.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.