Mahasiswa fesyen Indonesia berpartisipasi di Pekan Mode Thailand

Mahasiswa dari ISWI Fashion Academy turut berpartisipasi di Pekan Mode Thailand atau Thailand Fashion Week Spring-Summer '23 di Bangkok pada 29-30 November 2022.

Dalam siaran resmi, Selasa, ISWI berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Wanita Indonesia mengatakan para mahasiswa yang mengikuti Pekan Mode Thailand diharapkan dapat menambah ilmu dan juga pengalaman baru yang nantinya akan berguna dalam perjalanan karirnya di dunia fesyen.

Pada kegiatan Thailand Fashion Week ini ISWI FASHION ACADEMY berpartisipasi dalam dua slot dan masing masing slot berkolaborasi dengan jenama lokal yang hendak merambah mancanegara, yaitu ISWI FASHION ACADEMY x Ida Wachyuni dan ISWI FASHION ACADEMY x Rumah Ampiek.

ISWI FASHION ACADEMY x Ida Wachyuni akan membawa koleksi bertema Burung Enggang dari Kalimantan Tengah sebagai ikon dari koleksi ini dengan harapan bahwa budaya Indonesia dapat dilihat dan dinikmati di tingkat internasional.

Koleksi ini terinspirasi dari filosofi burung enggang asal pedalaman Kalimantan tengah yang bermakna sebagai satu tanda kedekatan masyarakat Indonesia dengan alam sekitarnya.

Menurut Ida Wachyuni, salah satu dari sepuluh koleksi ini memiliki filosofi yang sangat bermakna yaitu desain nya yang seperti sayap burung yang merengkuh dari belakang, sama seperti Ida Wahyuni yang merangkul generasi muda dan mendukung mereka dalam membuat karya.

Koleksi yang dihadirkan punya gaya elegan klasik, dengan garis busana yang sederhana tapi tekniknya detail, terdiri dari celana, dress dan jubah.

Selain itu, ISWI Fashion Academy berkolaborasi dengan Rumah Ampiek , yaitu salah satu penggiat atau pelopor batik Balikpapan. Pada koleksi ini Rumah Ampiek membawakan Batik Balikpapan sebagai icon dari koleksi ini dengan harapan kaum muda akan lebih mengenal dan mencintai budaya nusantara yang beragam.

Koleksi ini bertemakan gemulai yang terinspirasi dari sirip dan ekor ikan Cupang, bentuk dan karakter yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayah nya, ekor ikan cupang yang seperti melangsai terbawa arus air menjadikan nya inspirasi koleksi Rumah Ampiek. Desain yang sederhana dengan detail plisket tetapi menggunakan bahan bermotif batik Balikpapan menjadikan desain ini terlihat kuat dan berani.

Baca juga: Kowani: Pengusaha fesyen muda bantu Indonesia lewati krisis global

Baca juga: Menparekraf: Fesyen ciptakan dua juta lapangan kerja

Baca juga: Tinkerlust rilis laporan khusus dukung industri fesyen berkelanjutan