Mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya Diduga Dibunuh Ayah Tiri Pacar

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi menetapkan ZI (38) sebagai tersangka kasus pembunuhan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) Malang, Bagus Prasetya Lazuardi. Warga Kecamatan Klojen Kota Malang ini merupakan ayah tiri dari TS, pacar korban.

ZI dijerat Pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP subsider Pasal 365 ayat 3 KUHP. Dia terancam pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

Wadirreskrimum Polda Jatim AKBP Ronald Purba mengatakan, dalam kasus pembunuhan mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya Malang ini pihaknya hanya menetapkan satu orang sebagai tersangka.

"Sejauh ini masih satu tersangka. Kami sudah memeriksa sejumlah saksi seperti pacar korban dan juga orang tua korban. Meski begitu, kami tetap mengembangkan kasus ini dan bisa jadi ada tersangka lain. Tapi saat ini tersangkanya satu," katanya di Mapolda Jatim, Senin (18/4).

Kronologi Pembunuhan

Ia pun menjelaskan kronologi kasus yang menewaskan Bagus Prasetya Lazuardi ini. Ia menyebut, perkara ini bermula pada Kamis (7/4) lalu, di mana tersangka menghubungi korban untuk mengajak bertemu. Tersangka beralasan bahwa akan memberi oleh-oleh untuk keluarga korban di Tulungagung. Sebab, rencananya korban akan pulang ke Tulungagung.

"Tersangka keluar dari rumah naik sepeda motor menuju rumah YP (saksi) dengan tujuan untuk menitipkan sepeda motornya," katanya.

Tersangka dan korban lalu naik mobil Kijang Innova milik korban. Awalnya keduanya berputar-putar mencari tempat ngopi. Namun karena banyak yang tutup, tersangka mengajak korban menuju Perumahan Bumi Mondoroko Raya Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.

Pelaku Cekcok dengan Korban

Saat di lokasi terjadi cekcok antara korban dengan tersangka. Cekcok ini diduga dipicu kecurigaan tersangka atas chat mesum antara korban dengan TS yang merupakan anak tiri tersangka.

Tersangka lalu mengeluarkan senjata api mainan dan mengancam korban agar menyerahkan ponselnya. "Tak lama kemudian, tersangka menghabisi korban dengan cara tersangka menindih badan korban dan membekap kepalanya menggunakan kresek hingga korban meninggal dunia," tegasnya.

ZI kemudian membuang mayat korban. Dia lalu mengendarai mobil korban menuju Ruko Kolombia.

Motif Asmara

Selanjutnya, tersangka menuju rumah YP (saksi) dengan naik ojek online untuk menitipkan kunci kontak mobil milik korban. Dia kemudian pulang ke rumah dengan mengendarai sepeda motor miliknya.

Polisi masih mendalami motif sementara pembunuhan ini. "Selain bermotif asrama, pembunuhan ini juga dilatarbelakangi keinginan tersangka untuk menguasai mobil dan uang milik korban," tandasnya.

Diketahui, kasus pembunuhan Bagus Prasetya Lazuardi, mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya (UB), Malang terungkap setelah jasadnya ditemukan di pinggir Jalan Raya Surabaya–Malang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Selasa (12/4) lalu. Ia diduga dibunuh ayah tiri pacarnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel