Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bagikan Handsanitizer di Desa Ngandong Pati

Syahdan Nurdin, awwalunisaak-283
·Bacaan 1 menit

<p>VIVA – Kekhawatiran mahasiswa KKN Mandiri Inisiatif Terprogram Dari Rumah (MIT DR) UIN Walisongo Semarang akan adamya peningkatan kasus pasien positif di desanya, membuat dirinya tergerak untuk memberikan handsanitizer di Desa Ngandong, Pati, Selasa 26 Januari 2021.

Peningkatan kasus Covid-19 membuat Kota Pati masuk dalam zona merah. Karena kurangnya kedisiplinan dari masyarakat setempat, hal itu menjadi penyebab meningkatnya Covid-19.

Oleh karna itu, mahasiswa KKN bekerja sama dengan perangkat desa untuk mengadakan pembagian handsanitizer sebanyak 40 botol untuk dibagikan ke setiap warga.

“Dari hasil pengamatan saya di desa Ngandong masih terdapat kurangnya fasilitas kesehatan seperti handsanitizer atau tempat cuci tangan di setiap rumah. Jadi hal itu menjadi kekhawatiran tersendiri dari perangkat desa karena masih banyak warganya yang tidak menerapkan protokol kesehatan. jika terus menerus dibiarkan akan menyebabkan adanya peningkatan Covid-19 di beberapa tempat,” ujar Alfiatu Rohmah peserta KKN.

Kegiatan tersebut disambut positif oleh warga setempat. Karena kebanyakan mereka belum sadar pentingnya menjaga kesehatan di tengah pandemi saat ini, apalagi ditambah kurangnya kesadaran dari masyarakat setempat mengenai Covid-19 sehingga mereka tidak peduli dengan kesehatan di sekitar mereka.

Menurut salah satu warga kegiatan ini sangat mendukung dan dinilai positif karena masih ada yang peduli mengenai warga setempat,“ ujar Siti Musfiroh.

Harapan mereka semoga pandemi ini cepat berlalu dan kembali normal seperti biasanya, mulai dari kegiatan formal dan non formal. (Penulis: Alfiatu Rohmah, Mahasiswa KKN UIN Walisongo)