Mahasiswa Polbangtan Medan magang di PTPN II

Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan melakukan magang di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II untuk belajar dan lebih mengenal pengembangan perkebunan tebu mulai pengolahan tanah, penanaman dan perawatan.

Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini di Medan, Sumatera Utara, Kamis, mengatakan mahasiswanya yang mengikuti magang PTPN II diharapkan mampu menguasai pengelolaan tanaman tebu dengan baik sehingga kelak menjadi lulusan yang kompeten.

"Sekitar 30 mahasiswa Polbangtan Medan, tujuh di antaranya mendapat penempatan di Kebun Kwala Madu dan Kuala Bingai. Secara teknis di lapangan, mahasiswa difokuskan terhadap kegiatan pengawasan tebang muat dan angkut atau TMA tebu giling," katanya.

Baca juga: Menteri Pertanian motivasi mahasiswa Polbangtan Medan

Kendati begitu, menurut Yuliana, Polbangtan Medan tidak menutup peluang terhadap banyaknya kegiatan kebun, mahasiswa juga dapat mempelajari materi pengolahan tanah, pelaksanaan penanaman dan pemeliharaan tanaman Ratoon.

Tebu merupakan tanaman produktif perkebunan, bahan baku pembuatan gula. Tanaman tebu primadona yang potensial dibudidayakan.

Mahasiswa Polbangtan didukung dan didorong mengikuti magang agar dapat belajar mengenali pengembangan perkebunan tebu. Langkah tersebut didukung oleh pemerintah melalui Program Merdeka Belajar Kampus Mengajar (MBKM) yang diikuti oleh mahasiswa Polbangtan Medan.

Baca juga: Mahasiswa Polbangtan Medan didorong kuasai sistem irigasi tetes air

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengingatkan tentang peningkatan kualitas SDM untuk perkebunan di antaranya mendorong dan mendukung mahasiswa Polbangtan mengenali komoditas tebu untuk mendukung produksi gula konsumsi maupun industri.

"Mahasiswa Polbangtan harus mampu menjadi mahasiswa yang siap untuk terjun dalam kualifikasi 'job seeker' dan 'job creator' yang andal dan profesional," katanya.

PTPN II merupakan anak usaha PTPN III yang bergerak di bidang agribisnis perkebunan. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1996 sebagai hasil penggabungan antara PT Perkebunan II dan PT Perkebunan IX.

Baca juga: Polbangtan Medan motivasi milenial terjun ke usaha pertanian

Baca juga: Polbangtan Medan ajak masyarakat kembangkan urban farming

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel