Mahasiswa program magang Kampus Merdeka berbagi ilmu di Lombok Tengah

Puluhan mahasiswa dari 22 universitas di Indonesia yang masuk dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melaksanakan Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, untuk berbagi ilmu yang diajarkan di kampus.

"Jumlah peserta magang sebanyak 25 orang yang berasal dari 22 kampus di 12 provinsi di Indonesia," kata Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah saat menerima para peserta MSIB di pendopo wakil bupati setempat, di Praya, Kamis.

Ia mengatakan, MSIB merupakan program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Baca juga: Program kampus merdeka mampu tingkatkan kualitas mahasiswa

Program MSIB bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar perkuliahan. Program magang yang dilaksanakan di Lombok Tengah ini mengambil tema penanganan perubahan iklim melalui pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan sampah yang bekerja sama dengan DdoroCare dan Bakrie Centre Foundation (BCF).

"Semua pihak agar mengambil peran demi suksesnya program magang tersebut, sehingga 4 bulan berlangsungnya magang bisa terlaksana secara maksimal," katanya.

Ia juga menyampaikan terkait kondisi Lombok Tengah mulai dari geografis dan demografinya serta potensi yang dimiliki, baik kekayaan alam maupun budaya yang terkenal sebagai daerah yang memiliki objek pariwisata di Indonesia.

Baca juga: LLDikti Kalimantan: Perguruan tinggi kreatif di Program Kampus Merdeka

Lombok Tengah memiliki luas 1.208,39 kilometer dengan jumlah penduduk 1 juta orang lebih. Daerah ini kaya dengan budaya dan sumber daya alam terutama terkenal dengan objek wisata seperti Kuta Mandalika, air terjun yaitu Benang Stokel dan Benang Kelambu yang memiliki daya tarik tersendiri.

"Destinasi wisata di Lombok cukup banyak, sehingga fokus pembangunan Lombok Tengah saat ini di sektor pariwisata," katanya.

Ketua Koordinator Magang Kampus Merdeka dari DdoroCare Imran Muliadi menyampaikan rasa syukur bahwa dari sekian provinsi yang terseleksi di Indonesia terpilih NTB sebagai lokasi MSIB, khususnya Kabupaten Lombok Tengah. Sebanyak 25 peserta MSIB ini merupakan hasil seleksi dari 700 mahasiswa se-Indonesia.

Baca juga: Akademisi: Kebijakan Kampus Merdeka beri mahasiswa wawasan baru

"Ke depan, program magang ini akan kita fokuskan pada pengelolaan sampah terutama bagi desa wisata," katanya.