Mahasiswa UB buat permen vitamin rambut dari daun kelor dan mangkokan

Sebanyak lima mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB), berinovasi membuat permen vitamin untuk rambut berbahan dasar daun kelor dan mangkokan.

Inovasi permen vitamin rambut itu diberi nama GumGum Hair, yang mampu mempertahankan rambut tetap sehat berkilau walau di tengah padat aktivitas. Sebanyak lima mahasiswa itu, Anita Sekar Kusumastuti, Komang Winda Saraswanti, Nabilla Aryanti, Sania Azmi Aniqoh, dan Rachmad Pratama Fauzi. ​​​​​​

"Produk GumGum Hair dikemas dalam dua jenis pengemasan yaitu pouch dengan isi 30 pcs dengan harga Rp28.000 per pouch dan pengemasan botol vitamin diisi dengan 60 pcs permen dengan harga Rp40.000," kata Ketua Tim Gumgum Hair UB Anita Sekar Kusumastuti di Malang, Jawa Timur, Rabu.

Ia menjelaskan vitamin gummy ini mengandung zat besi, vitamin B1, vitamin C, dan zinc. Nutrisi-nutrisi ini berperan dalam membantu memproduksi hormon yang penting untuk kesehatan rambut.

Ia mengatakan motto usaha dari produk GumGum Hair yakni Healthy is Fun. Motto ini memiliki arti yang sejalan dengan dasar utama pembuatan produk GumGum Hair, yaitu produk yang aman dan menyehatkan rambut serta bisa dipercaya oleh konsumen untuk digunakan sehari-hari dalam beraktivitas.

Baca juga: Permen kombucha Inovasi mahasiswa UI atasi masalah pencernaan

Anita mengaku dipilihnya daun mangkokan dan kelor, karena dikenal memiliki zat dalam golongan saponin, alkaloid, asetilena, diterpenoid, triterpenoid, panaksosida, Vitamin A, B, C, D, E, minyak atsiri, dan emetin.

Ketika dikonsumsi, kandungan tersebut memiliki banyak keuntungan, seperti antiinflamasi, diuretik, obat batu ginjal, melancarkan peredaran darah, dan lain sebagainya.

Selain itu, kandungan alkaloid dalam daun mangkokan mampu memperbesar tangkai rambut, sehingga mempermudah suplai zat makanan yang dapat menutrisi rambut, saponin dapat menstimulasi pertumbuhan rambut agar tidak mengalami kebotakan yang disebabkan oleh hormonal, dan tanin dapat membantu dalam menutrisi rambut.

“Target pasar dari produk GumGum Hair dapat diakses secara daring melalui Shoppe dan Tokopedia, sedangkan secara luring dapat menghubungi kami melalui kontak yang tersedia di media sosial @gumgum.hair dengan metode cash on delivery (COD) ataupun antar ke lokasi konsumen sekitar wilayah Kota malang," katanya.

Baca juga: Mahasiswa KKN-PPM UGM bantu inovasi bisnis kopi di Samosir

Anita menjabarkan menjaga kesehatan rambut merupakan salah satu upaya yang banyak dilakukan. Sebab, ada banyak penyakit dan masalah yang terjadi pada rambut, salah satunya kerusakan pada rambut, khususnya rambut rontok bisa terjadi karena dua penyebab, yaitu endogen dan juga eksogen.

Penyebab kerontokan oleh endogen bisa terjadi karena adanya penyakit sistemik, hormon, kandungan gizi yang memenuhi tubuh, intoksikasi, dan kelainan genetik, sedangkan penyebab eksogen bisa berasal dari lingkungan ataupun kosmetik rambut.

Contohnya, paparan panas, sinar matahari, suhu air, sampo, pengeriting, pewarna, dan lain sebagainya. Dari banyaknya penyebab kerusakan rambut tersebut, terdapat beberapa jenis pengobatan yang dapat dilakukan melalui pengobatan dalam maupun luar, seperti penggunaan obat-obatan tonik ataupun dengan memperhatikan kandungan dari asupan makanan yang dikonsumsi.

"Melihat permasalahan ini, kami berinisiatif mencari alternatif untuk menjaga kesuburan dan keindahan rambut dengan cara yang lebih mudah, murah dan efisien. Setelah melakukan penelitian, akhirnya kami menemukan vitamin rambut yang dikemas dalam permen," katanya.

Baca juga: JakLingko bagikan wawasan inovasi transportasi ke mahasiswa Politeknik
Baca juga: Usung inovasi model jembatan, mahasiswa UMM juara di ajang dunia
Baca juga: Unram dorong mahasiswa tuangkan inovasi dan gagasan melalui PPK Ormawa