Mahasiswi Australia Tewas di Bali, Polisi Periksa Dokter Gigi hingga Seniman Tato

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi masih menyelidiki kematian mahasiswi asal Perth, Australia, bernama Niamh Finneran Loader (25) di kamar mandi hotel di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat (2/12) lalu. Mereka memeriksa sekurangnya tujuh saksi terkait kasus itu, termasuk dokter gigi dan seniman tato.

"Sampai sekarang, kita memeriksa 7 saksi, dan sudah kita periksa, baik itu dari pihak Hotel Famous, dokter tempat untuk mengganti gigi, Kemudian juga di tempat tato. Kita sudah lakukan pemeriksaan semuanya dan kita juga telah melakukan otopsi korban. Namun hasil autopsi ini katanya masih menunggu kurang lebih satu bulan hasil otopsi," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas di Mapolresta Denpasar, Rabu (28/12).

Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kasus itu juga sudah disampaikan kepada ibu korban. "Dan terakhir untuk sampel dari tato maupun sampel obat-obatan yang dipakai yang bersangkutan sudah kita bawa ke labfor. Kita masih menunggu hasil. Untuk dugaan sementara nanti menunggu hasil autopsi, karena bagaimanapun hasil autopsi yang menentukan," imbuhnya.

TKP Sudah Dibersihkan Pihak Hotel

Ia juga menyebutkan bahwa sebenarnya setelah diketahui korban tergeletak di kamar mandi, pihak hotel tidak melaporkan peristiwa itu ke polisi dan menganggapnya kejadian biasa. Selain itu, pihak hotel juga telah membersihkan TKP sebelum polisi datang. Kemudian, Minggu (4/12), ibu korban melaporkannya ke Polsek Kuta atas kematian anaknya di kamar hotel.

"Yang melaporkan adalah ibu kandungnya. Jadi, untuk laporan pihak ibu korban itu melapor di Polsek Kuta Hari Minggu pukul 13:40 WITA, tanggal 4 Desember 2022. Kemudian, dari saksi yang melihat pertama bahwa korban ini tergeletak diduga meninggal itu, di Hari Jumat tanggal 2 Desember 2022 di kamar 106 Hotel Famous," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa korban sebelum meninggal di kamar hotel sempat melakukan pemeriksaan gigi dan bikin tato di lengannya. Korban sebelumnya datang ke Bali pada 2019.

"Yang bersangkutan ini sudah tahun 2019 sudah ke sini sebelum Pandemi Covid-19. Yaitu untuk periksa gigi ke dokter gigi di Kuta Dental," ujarnya.

"Kemudian, karena Covid-19 tidak bisa ke sini (Bali). Makannya di tahun 2022 setelah Covid-19 selesai (korban) datang dan periksa gigi dan sudah langganan tidak ada masalah," jelasnya.

Bambang juga menyampaikan bahwa alasan ibu korban melaporkan kematian anaknya karena saat itu pihak hotel tidak melaporkannya ke pihak kepolisian,"Karena menduga, kok tidak dilaporkan oleh pihak hotel pada saat meninggal, kok tidak lapor pada polisi," ujarnya.

Seperti diberitakan, seorang mahasiswi bernama Niamh Finneran Loader (25), asal Perth, Australia, meninggal dunia di sebuah hotel di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada tanggal 2 Desember 2022.

Mahasiswi S2 di salah satu universitas Australia itu menjadi perbincangan lantaran meninggal di Bali setelah menjalani perawatan gigi dan dia tewas tergeletak di kamar mandi hotel di Kuta, Bali. Penyebab kematiannya masih menjadi misteri. [yan]