Mahdi Haris Tutup Usia, Pemain Arema Era Galatama Beri Penghormatan Terakhir

Bola.com, Malang - Pemain angkatan pertama Arema FC, Mahdi Haris tutup usia. Pemain yang membela Arema musim 1987-1993 itu meninggal pada usia 61 tahun pada Jumat (19/6/2020) malam.

Ia diduga mengalami serangan jantung. Saat meninggal, pria yang akrab disapa Meok itu justru sedang berkumpul dengan rekan lamanya sesama pemain, Siswantoro. Mereka bertemu setelah menghadiri sebuah acara di Kota Batu.

Meok merupakan satu di antara nama besar di Arema. Dia sempat dipanggil memperkuat Timnas Indonesia pada era 80-an.

Banyak pemain Arema era Galatama yang memberikan penghormatan terakhir pada Sabtu (20/6/2020) siang, di antaranya Aji Santoso, Kuncoro, Siswantoro, I Putu Gede dan lainnya tampak hadir di rumah duka.

“Tentu keluarga besar Arema berduka. Beliau sosok humoris dan salah satu putra terbaik yang pernah dimiliki Arema,” kata Media Officer Arema, Sudarmaji.

Mengenang Sosok Mahdi

Eks Pemain Arema berkumpul di rumah duka Mahdi Haris, Sabtu (20/6/2020). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Ada dua hal yang paling dikenang dari sosok Meok di mata rekan-rekannya. Pertama, dia sosok humoris. Selalu ada saja tema lelucon yang dilontarkannya. Itu membuat dia bisa dekat dengan banyak pemain.

“Semalam kami bercanda seperti biasa. Tahu sendiri mantan pemain Arema bercandanya seperti apa. Tiba-tiba dia kejang ketika baru dari toilet,” kata Siswantoro.

Sementara hal lain yang diingat adalah kemampuannya, yakni tendangan pisang. Tendangan pisang ala David Beckham tersebut kerap diperlihatkan kala membela Arema. Suporter zaman dulu pun masih teringat dengan kelebihannya itu.  

 

Saksikan video pilihan berikut ini: