Mahfud Cium Kelompok yang Manfaatkan Situasi Serang Pemerintah

·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, sudah mencium adanya kelompok yang memanfaatkan situasi pandemi COVID untuk menyerang pemerintah. Bagi Mahfud, gelagat itu sudah terdeteksi.

Setiap pemerintah membuat keputusan selalu ditentang. Mereka juga disebut menunggangi kelompok yang benar - benar murni ingin menyampaikan pendapat.

"Pemerintah mengetahui bahwa sekelompok orang memiliki keinginan untuk memanfaatkan situasi. Tadi ada kelompok yang murni, lalu ada kelompok yang tidak murni," kata Mahfud dalam keterangannya, Sabtu 24 Juli 2021.

Semua pihak diminta waspada. Arahnya tentu memprovokasi di tengah masa pandemi yang kini dihadapkan pada krisis kesehatan dan ekonomi.

"Oleh sebab itu kita harus hati-hati. Kelompok yang seperti ini, kelompok yang tidak murni selalu provokasi dan menyatakan setiap kebijakan pemerintah salah," kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut.

Pada prinsipnya, kata Mahfud, pemerintah terbuka terhadap kritik dan aspirasi yang disampaikan. Namun di sisi lain, dirinya juga memberi catatan.

Jika aksi - aksi demo turun ke jalan terbukti melanggar, maka aparat berhak menindaknya.

"Pemerintah ingin menegaskan bahwa aksi demonstrasi secara fisik yang tak sesuai dengan protokol kesehatan membahayakan keselamatan masyarakat serta melanggar hukum, pemerintah akan melakukan tindakan tegas," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel