Mahfud harap banyak kerja sama dengan WNI alumni Oxford dan Cambridge

·Bacaan 2 menit

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, berharap pemerintah dan WNI yang tergabung dalam Asosiasi Alumni Oxford dan Cambridge Indonesia dapat lebih banyak bekerja sama demi kemajuan bangsa dan negara.

Mahfud saat bertemu dengan perwakilan asosiasi di Jakarta, Kamis, menyampaikan pemerintah membutuhkan peran serta para alumni Oxford dan Cambridge untuk berkontribusi pada pembangunan. “Indonesia jika dikelola betul SDM-nya memberi harapan yang besar,” kata Mahfud, sebagaimana dikutip dari siaran tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Empat ilmuwan Indonesia dapat Habibie Prize 2021

Dalam pertemuan itu, dia juga mendorong WNI alumni Oxford University dan University of Cambridge dapat terus berkiprah untuk kemanusiaan.

“Saya mewakili pemerintah memberikan apresiasi kepada Oxford karena telah mengembangkan vaksin AstraZeneca untuk Covid-19, dan peran-persn lain yang telah dilakukan oleh para alumni dua universitas ini bagi pembangunan dan keselamatan umat manusia serta kelangsungan hidup yang berkeadaban,” kata dia.

Ia pun memberi apresiasi secara khusus kepada Carina Citra Dewi Joe yang menghadiri pertemuan secara virtual. Joe salah satu ilmuwan Indonesia yang bekerja di laboratorium milik Oxford, punya peran penting dalam produksi vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca bersama Oxford University.

Baca juga: MSC tawarkan dana hibah penelitian perikanan bagi ilmuwan Rp19 miliar

“Carina telah bekerja dengan baik membuktikan bahwa orang Indonesia dengan produk-produk pendidikannya bisa diandalkan di dunia,” kata Mahfud.

Ia menambahkan pemerintah berharap Joe juga dapat turut serta berkontribusi membangun Indonesia. “Saya mengucapkan selamat atas prestasinya, meskipun mungkin anda tidak berada di Indonesia, tetapi peran serta anda untuk membangun Indonesia tetap berarti, diharapkan, dan bisa dilakukan,” ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Mahfud turut menyampaikan keberhasilan pemerintah mengendalikan pandemi Covid-19 kepada alumni Oxford dan Cambridge. “Sekarang penanganan Covid-19 sudah jauh lebih baik. Dalam aspek tertentu, Indonesia termasuk yang terbaik,” kata Mahfud.

Baca juga: Ilmuwan sebut dibutuhkan satu tahun bagi Indonesia keluar dari pandemi

Walaupun demikian, pemerintah tetap waspada dan mengantisipasi lonjakan kasus menjelang libur Lebaran Idul Fitri tahun ini.

Ketua Dewan Pengawas Alumni Universitas Oxford dan Cambridge Indonesia, Nicho Leike, dalam pertemuan itu, mengapresiasi kinerja pemerintah. “Izinkan kami sebagai warga Indonesia mengucapkan banyak terima kasih atas pimpinan dan keberhasilan Bapak dalam menstabilkan bangsa yang kita sangat cintai ini,” kata dia mewakili para alumni.

Baca juga: Ilmuwan: COVID-19 momentum kemandirian riset dan inovasi Indonesia

Kepada Mahfud dia menyampaikan mereka siap mendukung program pemerintah dan berpartisipasi menyukseskan visi Indonesia Emas pada 2045.

Pemerintah mencanangkan Visi Indonesia Emas pada empat bidang, yaitu pembangunan SDM dan IPTEK, ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, dan pemantapan ketahanan nasional serta tata kelola pemerintahan yang baik.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel