Mahfud MD: Indonesia emas pada 2045 sudah berdasarkan hitungan

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD optimistis bahwa proyeksi Indonesia emas pada 2045 bakal terwujud karena sudah berdasarkan penghitungan yang jelas.

"Terjadi perdebatan, saya ingin ulang-ulang terus ini. Apa betul Indonesia itu akan maju pada tahun 2045? Iya betul karena sudah dihitung. Pemerintah sendiri sudah menghitung apa yang akan terjadi pada tahun itu," kata Mahfud saat menjadi pembicara dalam Dialog Kebangsaan Imaji Satu Abad Indonesia di kampus terpadu Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman, Selasa.

Dikatakan pula bahwa pada tahun 2045 Indonesia diproyeksikan sudah menjadi sosok sebuah negara yang dicita-citakan bersama selama 100 tahun atau satu abad setelah Indonesia merdeka.

"Satu abad atau pada tahun 2045 itu Indonesia sudah mencapai sosoknya yang dibayangkan ketika dahulu nol tahun tepatnya pada tahun 1945 kita mendirikan negara," kata dia.

Gambaran mengenai sosok Indonesia emas, menurut dia, telah termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 alinea kedua yang menyatakan bahwa Indonesia masa depan adalah Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Berikutnya, cita-cita mengenai sosok Indonesia dalam usia satu abad itu dipertegas kembali dalam peraturan presiden (perpres) pada tahun 2010 pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perpres pada tahun 2016 pada era Presiden Joko Widodo.

Dalam perpres itu dijelaskan bahwa pada 2045 Indonesia sudah harus menjadi Indonesia emas yakni negara yang bersatu, maju, adil, dan makmur.

"Merdekanya dilewatkan karena sudah merdeka tetapi (sekarang) belum maju, belum betul-betul bersatu, belum betul-betul adil, makmur apalagi," kata dia.

Pada tahun 2045, kata Mahfud, Pemerintah telah menghitung perkiraan mengenai pendapatan per kapita di Indonesia setelah menjadi Indonesia emas.

"Pendapatan per kapita kita konon dalam penghitungan itu sudah dihitung mencapai 23.900 dolar Amerika Serikat (AS) per kapita pada tahun 1945," kata dia.

Selain itu, menurut dia, berbagai aspek lain mencakup pengelolaan sumber daya alam (SDA) pada tahun 2045 juga sudah dihitung mulai hulu hingga hilir, termasuk potensi SDM yang dihasilkan perguruan tinggi.

"Sekarang kita sudah masuk G20, masuk 20 negara besar, besok akan masuk lima besar," ujarnya.

Meski demikian, untuk dapat menuju Indonesia emas, Mahfud mengatakan bahwa seluruh komponen bangsa harus ikut berperan, antara lain, dengan memperkuat persatuan serta mendukung penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Tanpa itu kita tidak akan menuju Indonesia emas. Yang kedua pembangunan ekonomi berkelanjutan, yang ketiga pemerataan pembangunan. Keempat pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan," ujar Mahfud.

Baca juga: Mahfud MD tegaskan KKB di Papua musuh rakyat
Baca juga: Pemerintah tetap gunakan pendekatan keamanan tertib sipil di Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel