Mahfud MD Ingatkan KPU Hati-Hati Bertugas karena Rentan Digugat Peserta Pemilu

Merdeka.com - Merdeka.com - Menko Polhukam Mahfud MD mengingatkan komisioner dan pegawai Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar berhati-hati saat bertugas karena lembaga itu rentan digugat oleh peserta pemilu. Mahfud MD mengatakan, KPU harus tegas dan bekerja dengan tanggung jawab.

"Saya katakan kepada (komisioner) KPU hati-hati, apa pun yang Anda lakukan pasti ada yang menggugat," kata Mahfud MD usai menerima kunjungan ketua dan komisioner KPU di Kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) di Jakarta, Rabu (12/5).

Mahfud MD juga menegaskan pemerintah siap mendukung seluruh kebutuhan KPU dalam menyelenggarakan pemilu, termasuk di antaranya yang terkait peraturan dan dana.

"Kalau perlu fasilitas-fasilitas administrasi termasuk aturan yang perlu dikeluarkan oleh pemerintah nanti kita fasilitasi. Keuangan dan sebagainya kan tentu harus lewat pemerintah, nanti kita perlancar semuanya itu," kata Mahfud sebagaimana disiarkan kanal YouTube Kemenko Polhukam.

Tahapan Pemilu 2024 Dimulai 14 Juni 2022

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengatakan, pertemuan dengan ketua dan komisioner KPU itu salah satunya membahas tahapan Pemilu 2024 mulai pada 14 Juni 2022.

"Dari pertemuan tadi ada beberapa hal yang dipastikan. Pertama, tahapan pemilu akan segera dimulai sesuai dengan ketentuan undang-undang, kami sudah menghitung mundur mulainya 14 Juni (2022) nanti tahapan pemilu akan dimulai. Jadi, kalau sudah jalan itu sulit untuk ditarik lagi 14 Juni itu sebentar lagi, satu bulan lagi kira-kira akan dimulai," ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Hasyim Asy'ari mengungkapkan bahwa menemui Mahfud MD untuk berkonsultasi dan bersilaturahmi. Ketua KPU dalam pertemuannya dengan Mahfud MD juga melaporkan persiapan dan sejumlah langkah antisipasi pelaksanaan pemilu dan pilkada.

Menko Polhukam, menurut Ketua KPU, membawahi sejumlah kementerian dan lembaga yang terkait secara langsung dan tidak langsung dengan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan kepala daerah (pilkada).

"Kami silaturahim ke sejumlah menteri yang berkaitan dengan Pemilu yang di bawah koordinasi beliau (Menko Polhukam, red.) dalam rangka untuk memberikan dukungan kepada KPU khususnya kepada penyelenggara Pemilu dan Pilkada 2024 supaya Pemilu bisa berjalan dengan tepat waktu, kemudian berjalan secara demokratis dan integritas," ujar Hasyim, dikutip Antara. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel