Mahfud MD: Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah Beri Pesan Untuk 2024

Merdeka.com - Merdeka.com - Muhammadiyah dan Aisyiyah resmi menghelat Muktamar ke-48 di Solo, Sabtu (19/11) kemarin. Menko Polhukam Mahfud MD menilai, ada hal menarik dari pidato yang disampaikan ketua umum terpilih Muhammadiyah Haedar Nashir soal sikap kesatria dan Pancasila untuk Pemilu 2024.

"Ada himbauan menarik dari pidato pembukaan Muktamar Muhammadiyah Ke-48. Pesan Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir, pada Pemilu 2024 hendaknya kita bersikap Ksatria Pancasila," tulis Mahfud lewat akun Twitternya, seperti dikutip Minggu (20/11).

Tidak hanya dari Haedar, menurut Mahfud MD, pesan senada juga disampaikan ketua umum terpilih PP Aisyiyah, Siti Nur Jannah yang menyebut Pemilu 2024 bukan ajang transaksional melainkan pesta demokrasi yang berkeadaban.

"Pemilu 2024 harus dilaksanakan secara berkeadaban dan tidak transaksional," kata Mahfud mengutip pesan Siti.

Mahfud MD berharap, Muktamar di Solo berjalan lancar. Dia juga mendoakan agar Muhammadiyah bisa selalu bersinar bagi Indonesia dan dunia.

"Penuh pesan dan harapan yang baik bagi masa depan Indonesia. Sang Surya bukan hanya harus menyinari Indonesia tapi juga harus menyinari dunia," kata Mahfud.

Susunan Pengurus PP Muhammadiyah Periode 2022-2027

Panitia Pemilihan (Panlih) Muktamar ke-48 Muhammadiyah kembali menetapkan Haedar Nashir sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah masa jabatan 2022-2027 dan Abdul Mu'ti sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah masa jabatan 2022-2027.

Penetapan ini berlangsung lebih cepat dari rencana awal. Pada susunan acara, awalnya penetapan Ketua dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah masa jabatan 2022-2027 akan dilaksanakan pukul 15.30 WIB di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS.

Penetapan Ketua Umum dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah dilakukan tiga jam lebih cepat dari waktu yang rencanakan. Efisiensi waktu ini terjadi salah satunya karena proses pemilihan dan penghitungan dilakukan memakai sistem e-voting.

Ketua Umum dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah masa jabatan 2022-2027 dipilih pada Sabtu (19/11), proses pemilihan dimulai pukul 19.52 dan berakhir pukul 23.45 WIB.

Jumlah suara masuk pada pemilihan ini sebanyak 2519 suara. Secara berurutan, berikut nama-nama Anggota Tetap PP Muhammadiyah masa jabatan 2022-2027 sesuai dengan jumlah perolehan suara terbanyak:

1. Haedar Nashir 2203 suara
2. Abdul Mu'ti 2159 suara
3. Anwar Abbas 1820 suara
4. Busyro Muqoddas 1778 suara
5. Hilman Latief 1675 suara
6. Muhadjir Effendy 1598 suara
7. Syamsul Anwar 1494 suara
8. Agung Danarto 1489 suara
9. Saad Ibrahim 1333 suara
10. Syafiq A Mughni 1152 suara
11. Dadang Kahmad 1119 suara
12. Ahmad Dahlan Rais 1080 suara
13. Irwan Akib 1001 suara

7 Nama Terpilih Jadi Formatur PP Aisyiyah

Sidang Pleno IV Muktamar 48 Aisyiyah yang berlangsung di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), telah memilih tujuh nama formatur pemilihan anggota Pimpinan Pusat Aisyiyah Periode 2022-2027.

"Sidang Pleno IV Muktamar Aisyiyah yang berlangsung, pada Sabtu (19/11) malam, dimulai pukul 19.30 WIB hingga pukul 22.00 WIB telah menghasilkan tujuh nama formatur pemilihan anggota PP Aisyiyah Periode 2022-2027, kata Ketua Panitia Pemilihan Sidang Pleno IV Muktamar 48 Aisyiyah," kata panitia Shoimah Kastolani di Solo, Minggu (20/11).

Pemilihan dalam sidang pleno Aisyiyah diikuti oleh 1.815 anggota Muktamar Aisyiyah, terdiri dari anggota PP Aisyiyah, Ketua dan Sekretaris Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA), utusan PWA, dan Pimpinan Daerah Aisyiyah.

Shoimah Kastolani mengatakan, tujuh nama tersebut dipilih dari 39 calon tetap anggota PP Aisyiyah.

"Tim formatur tersebut sebagaimana pemilihan dengan sistem formatur yang telah disepakati oleh muktamirin, akan melengkapi anggota PP Aisyiyah menjadi 13 orang," terangnya.

Menurut Shoimah 13 anggota PP Aisyiyah tersebut akan mengadakan sidang untuk memilih Ketua Umum. Hasilnya kemudian dibawa ke sidang pleno untuk disahkan.

Dengan demikian, tidak berarti yang mendapat suara terbanyak akan menjadi Ketua Umum PP Aisyiyah periode 2022-20207.

Sementara itu tujuh tujuh nama formatur terpilih adalah Siti Noordjannah Djohantini memperoleh 1.258 suara, Siti Aisyah 1.179 suara, Salmah Orbayinah 1.124 suara, Rohimi Zamzam 1.080 suara, Tri Hastuti Nur Rochimah 987 suara, Masyitoh 705 suara dan Latifah 566 suara.

Reporter: Muhammad Radityo Priyasmono/Liputan6.com

[gil]