Mahfud MD soal TV Analog Dimatikan: Kita Termasuk Terlambat

Merdeka.com - Merdeka.com - Menko Polhukam RI Mahfud MD mengungkapkan, hampir seluruh negara di ASEAN telah bermigrasi ke siaran televisi (TV) digital. Ini sejalan dengan deklarasi ASEAN untuk penghentian siaran analog (analog switch off/ASO) dalam batas waktu hingga 2020.

"Indonesia termasuk negara yang tertinggal sebenarnya dalam pengimplementasian deklarasi ASEAN tentang penghentian siaran analog," kata Mahfud saat memberikan sambutan dalam acara hitung mundur ASO di Jakarta, Kamis (3/11) dini hari.

Dia memaparkan, negara di ASEAN yang melakukan ASO sesuai batas waktu deklarasi, antara lain Brunei Darussalam pada 2017, Malaysia dan Singapura pada 2019, serta Thailand dan Vietnam di 2020.

Menengok ke belakang, Mahfud menjelaskan bahwa perjalanan ASO dimulai setidaknya sejak 2006 silam. Ketika konferensi International Telecommunication Union (ITU) pada tahun itu memutuskan agar 119 negara anggota ITU menghentikan siaran TV analog dan bermigrasi ke TV digital. Dengan target tuntas sebelum tahun 2015.

"Bahkan beberapa negara di kawasan Asia Afrika telah menghentikan siaran analog pada tahun 2014 lalu. Seperti Aljazair, Mauritius, Namibia, dan Zambia," ujarnya.

Indonesia sendiri, lanjut Mahfud, telah merencanakan migrasi siaran ke digital ini sejak 15 tahun lalu, tepatnya 2007.

"Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di bidang penyiaran televisi. Uji coba siaran televisi digital di Indonesia sudah dimulai pada tahun 2008. Sejak itulah pemerintah terus menyiapkan transisi migrasi televisi analog ke digital," tutur dia.

Persiapan Indonesia melakukan ASO, papar Mahfud, antara lain mengukuhkan payung hukum melalui Undang-undang Cipta Kerja, membangun infrastruktur pendukung siaran TV digital, dan melakukan sosialiasi ke masyarakat dan media penyiaran.

Selain itu, pemerintah juga telah melewati uji coba ASO di empat wilayah penyiaran yang mencakup delapan kabupaten/kota pada april 2022 lalu. Yaitu Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, Kota Sorong, dan Kabupaten Sorong.

Siaran TV analog di Jabodetabek akhirnya resmi dimatikan pada Rabu (2/11) malam pukul 24.00 WIB. Dengan demikian, maka resmi sudah masyarakat di wilayah Jabodetabek tak bisa lagi menonton siaran TV analog. Sebagai gantinya, siaran digital kini bisa dinikmati oleh warga Jabodetabek.

Peresmian hitung mundur ASO dilakukan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, Ketua KPI Agung Suprio, Direktur PT Surya Citra Media Tbk (SCM) Imam Sudjarwo, serta jajaran petinggi stasiun televisi di Indonesia.

Reporter Magang: Michelle Kurniawan [faz]