Mahkamah Agung India Perintahkan Pembebasan Jurnalis Muslim Muhammad Zubair

Merdeka.com - Merdeka.com - Mahkamah Agung India perintahkan pembebasan dengan jaminan jurnalis Muslim ternama, Muhammad Zubair yang ditangkap bulan lalu. Zubair ditangkap karena kicauannya di Twitter yang diunggah pada 2018 yang dinilai provokatif merusak hubungan Hindu dan Muslim.

Zubair, salah satu pendiri situs cek fakta Alt News, merupakan pengkritik vokal Perdana Menteri Narendra Modi.

Dalam putusannya, Mahkamah Agung mengatakan walaupun penyelidikan atas Zubair bisa berlanjut, tidak ada pembenaran sebagai dasar Zubair tetap ditahan, dikutip dari Al Jazeera, Kamis (21/7).

Pengacara Zubair sebelumnya mengatakan kasus itu tidak masuk akal, karena Zubair, seorang Muslim. Dalam tweetnya tahun 2018 itu, dia menggunakan sindiran dari film Hindi dan tidak ada bukti bahwa dia telah melukai sentimen keagamaan umat Hindu.

Zubair dan rekan-rekannya menuding pemerintah federal memanfaatkan polisi untuk membungkam para jurnalis dan pengkritik lainnya.

"Ini tamparan keras di wajah kepolisian Uttar Pradesh yang menjadi alat persekusi politik terhadap Mohammed Zubair dengan satu demi satu FIR (laporan informasi pertama) palsu, yang dirancang hanya untuk memenjarakannya selama mungkin," jelas editor situs The Wire, Siddarth Varadarajan kepada Al Jazeera.

"Mahkamah Agung telah melakukan hal yang tepat tapi seharusnya juga menekan BJP (Partai Bharatiya Janata) di Uttar Pradesh, khususnya kepala menteri (Yogi) Adityanath untuk introspeksi soal reputasi penegak hukum di negara bagian tersebut."

Zubair, mantan insinyur telekomunikasi dari Bengaluru dan Sinha, insinyur perangkat lunak dari Ahmedabad, mendirikan Alt News pada 2017. Sejak berdiri, situs itu sudah menemukan banyak cerita bohong, terutama yang dibuat oleh portal kelompok sayap kanan BJP dan para pendukungnya.

Zubair dan Sinha kerap mendapat serangan di dunia maya karena karya-karya mereka. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel