Maia Estianty Kenang Rebutan Anak dengan Ahmad Dhani: Ya Allah, Kuserahkan 3 Anak Ini PadaMu

Liputan6.com, Jakarta Menjalani beragam drama dalam hidup, Maia Estianty dinilai berhasil melewati banyak ujian. Dari perceraian panjang dengan Ahmad Dhani hingga insiden kecelakaan mobil yang menimpa si bungsu, Dul Jaelani.

Ketegaran Maia Estianty membuat banyak kaum hawa kagum. Maia Estianty mengakui, di era medsos, warganet mengajukan banyak pertanyaan. Salah satunya, bagaimana belajar ikhlas menghadapi musibah.

Maia Estianty menjawab lewat video bertajuk “Maia Estianty: Cara Belajar Ikhlas menghadapi musibah (Sharing).” Video ini diunggah di kanal YouTube Maia Estianty, pada Kamis (11/6/2020). Ia mencontohkan saat pisah dengan Al, El, dan Dul karena perceraian.

 

Mengalah Bukan Berarti Kalah

Maia Estianty. (Foto: Instagram @maiaestiantyreal)

Padahal, Maia Estianty-lah yang memenangkan hak asuh anak. “Tapi karena aku enggak mau rebutan anak-anak tarik sana-tarik sini, jadi lebih baik aku mengalah. Dan aku mundur untuk mengalah. Mengalah bukan berarti kalah, nanti suatu saat akan menang,” kenangnya.

Maia Estianty ikhlas karena percaya sejatinya anak-anak milik Tuhan. “So aku bilang sama Tuhan, ya Allah, aku serahkan tiga anak ini kepada Engkau. Kenapa, karena mereka bukan milikku. Dan akhirnya, aku balik badan. Aku pergi, keluar dari rumah itu,” imbuh musisi kelahiran Surabaya, 27 Januari 1976.

Tuhan Akan Kembalikan Padaku

Maia Estianty. (Foto: Instagram @maiaestiantyreal)

Tak diberi waktu untuk bertemu anak-anak pun, ia ikhlas. Menenangkan diri, Maia Estianty menasihati diri sendiri bahwa tak masalah tak diizinkan bertemu anak-anak.

“Enggak apa-apalah itu, kan milik Tuhan. Ngapain aku harus pusing, toh nanti Tuhan akan mengembalikan padaku,” beri tahunya. Sejak itu, penulis lagu “Aku Baik-baik Saja” dan “Aku Pasti Kembali” tak mau terikat pada urusan dunia.

Jangan Lawan Takdir

Maia Estianty. (Foto: Instagram @maiaestiantyreal)

Tujuannya, mengurangi stres dan tetap waras. Kuncinya merelakan yang bukan milik kita. “Jadi saat meninggal pun kita akan ikhlas untuk menemui Sang Mahacinta,” ia menyimpulkan.

Sejak itu, Maia Estianty berkomitmen, apapun yang terjadi dalam hidup, jangan pernah melawan takdir. Ikuti saja kehendak Tuhan, menuruti alur hidup yang telah ditetapkanNya. Usai melewati tragedi ini, Nyonya Irwan Mussry menarik tiga kesimpulan. 

Suami Meninggal di Bandara

Maia Estianty. (Liputan6.com/IG/@maiaestiantyreal)

“Jadi siapa tahu dengan adanya musibah, satu, akan menghapus dosa-dosa kita. Kedua, musibah itu membuat kita kembali mencari Tuhan,” terang ibu tiga anak ini. “Ketiga, Tuhan ingin membentuk karakter kita jadi lebih baik. Positive thinking Tuhan akan membantu kita,” pungkasnya.

Unggahan ini kebanjiran beragam komentar. Seorang warganet curhat,Saya kehilangan suami saya secara mendadak. Beliau meninggal karena penyakit jantung di Bandara saat kami hendak berangkat ke Tanah Suci. Benar kata bunda. Ikhlas dan sabar, bisa membuat hidup kita lebih tenang.”