Main Gim saat Ngabuburit Bikin Smartphone Overheat? Begini Cara Cegahnya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Di bulan Ramadhan saat ini, mungkin smartphone kerap menjadi andalan untuk sejumlah kegiatan. Mulai dari mengambil foto saat momen sahur, berbuka, termasuk main gim saat ngabuburit.

Dengan beragam aktivitas tersebut, smartphone jelas akan mengalami panas berlebih atau overheat.

Meski dapat mengalami overheat, sebenarnya ada beberapa langkah untuk mencegah hal itu terjadi di smartphone kamu.

Untuk mengetahui caranya, yuk cek beberapa tips berikut ini.

Istirahatkan Smartphone

Biarkan smartphone beristirahat sementara waktu. Langkah ini setidaknya bisa mendinginkan smartphone, karena cahaya lampu di layar tidak menyala.

Simpan di Tempat Teduh

Seorang pria menggunakan smartphone di Jakarta, Senin (11/1/2021). Menurut Perusahan Pasar riset IDC ada pertumbuhan penggunaan smartphone sebesar 49 persen dibanding kuartal sebelumnya, dan 21 persen dari periode yang sama tahun lalu. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Seorang pria menggunakan smartphone di Jakarta, Senin (11/1/2021). Menurut Perusahan Pasar riset IDC ada pertumbuhan penggunaan smartphone sebesar 49 persen dibanding kuartal sebelumnya, dan 21 persen dari periode yang sama tahun lalu. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Hindari menaruh smartphone di bawah sinar Matahari secara langsung, terutama di siang hari yang sangat panas. Smartphone rentan terhadap cuaca dan akan mati secara otomatis setelah suhu internal mencapai titk tertentu.

Turunkan Tingkat Kecerahan Layar

Semakin tinggi tingkat kecerahan layar smartphone, semakin banyak pula kapasitas daya baterai yang diperlukan. Hal ini tentu berimbas pada penggunaan energi yang besar, sehingga menyebabkan panas di bodi smartphone.

Tutup Aplikasi Gim Sesaat

Seorang pria menggunakan smartphone di Jakarta, Senin (11/1/2021). Menurut Perusahan Pasar riset IDC ada pertumbuhan penggunaan smartphone sebesar 49 persen dibanding kuartal sebelumnya, dan 21 persen dari periode yang sama tahun lalu. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Seorang pria menggunakan smartphone di Jakarta, Senin (11/1/2021). Menurut Perusahan Pasar riset IDC ada pertumbuhan penggunaan smartphone sebesar 49 persen dibanding kuartal sebelumnya, dan 21 persen dari periode yang sama tahun lalu. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Membuka gim mobile biasnya menguras lebih banyak daya baterai. Karenanya, jjika aktivitas ini dilakukan dalam waktu lama kemungkinan bisa menyebabkan kinerja prosesor smartphone menjadi berat dan panas.

Di sisi lain, ada sejumlah smartphone sudah dibekali dengan sistem pendingin. Lewat teknologi ini, efisiensi pembuangan panas bisa meningkat hingga 30 persen akibat pemakaian aplikasi berat dalam waktu lama.

Sebab, teknologi ini mampu membaca dan menganalisa data dari sensor suhu yang terletak di bagian dalam.

Selain itu, perangkat ini juga memiliki pengontrol yang dapat menyeimbangkan dengan kinerja smartphone berdasarkan skenario penggunaan sehari-hari.