Main Judi Online, Warga Sabang Dicambuk di Halaman Kejari

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang warga Kota Sabang, Aceh, inisial FH dicambuk di muka umum usai terbukti melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Dia disabet rotan sebanyak 10 kali lantaran bermain judi online.

Eksekusi cambuk itu dilakukan di halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang pada Rabu (9/11), dan disaksikan sejumlah pejabat Forkopimda Sabang.

"Sesuai putusan Mahkamah Syariah Kota Sabang Nomor 01/IN/2022/MS, terpidana (FH) dicambuk 10 kali dengan rotan di depan umum," kata Kepala Kejari Sabang Choirun Parapat.

Dia menyatakan sepanjang tahun ini eksekusi cambuk di Kota Sabang baru dilakukan satu kali.

"Ini sangat jauh berkurang dari tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

Choirun mengklaim dengan kenyataan rendahnya tingkat eksekusi cambuk di Sabang, hal itu dipicu oleh masyarakat yang semakin sadar untuk tidak melanggar hukum.

Dia mengajak semua pihak untuk semakin meningkat kesadaran hukum, sebab hal tersebut akan berpengaruh pada taraf hidup dan perekonomian masyarakat Sabang.

"Semakin baik tingkat kesadaran hukum suatu masyarakat maka semakin baik pula tingkat taraf hidup dan perekonomian," tutupnya. [fik]