Majelis Rakyat Papua Audiensi dengan KPU Terkait Penambahan 3 Provisi Baru Siang Ini

Merdeka.com - Merdeka.com - Majelis Rakyat Papua (MRP) akan melakukan audiensi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait penambahan tiga provinsi baru di Papua, hari ini.

"Kami mendapat informasi siang nanti pukul 12 (siang) Majelis Rakyat Papua (MRP) itu akan beraudiensi ke KPU," kata Ketua Divisi Bidang Teknis KPU Idham Kholid, Selasa (2/8).

Menurut Idham, ada kemungkinan bahwa MRP akan beraudiensi terkait penambahan tiga provinsi baru di Papua karena KPU masih berpedoman pada UU No 7 tahun 2017. Hal itu berdampak pada persyaratan pendaftaran partai politik (parpol) yang hanya melibatkan 34 provinsi sebab setiap parpol diwajibkan memiliki perwakilan daerah di tiap provinsi.

"Pada saat itu pimpinan komisi II DPR RI dan anggota menyatakan artinya memang seperti itu. Jadi dalam konteks pendaftaran parpol ini ada 34 provinsi untuk menerangkan tentang persyaratan kepengurusan di seluruh Indonesia," jelas Idham.

Sebelumnya, Ketua KPU Hasyim Asyari mengatakan jika selama periode pendaftaran partai politik tersebut Undang-Undang Tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua belum diundangkan, maka KPU akan tetap mengacu pada basis 34 provinsi.

"Kalau pembentukan daerah tadi Undang-Undangnya belum diundangkan didurasi itu kami menganggap kepengurusan provinsi itu adalah 34 provinsi yang sekarang ini ada sebagaimana dimaksud dalam 34 provinsi," ucap dia.

Sebagai informasi, DPR secara resmi mengesahkan tiga rancangan undang-undang (RUU) daerah otonomi baru (DOB) menjadi undang-undang terkait pemekaran wilayah di Provinsi Papua. Hal ini diputuskan dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan V Tahun Sidang 2021-2022, Kamis (30/6). [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel