Maju mundur dorong Jokowi

MERDEKA.COM. Kalau ada rahasia terbesar dalam Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), barangkali soal pencalonan Jokowi sebagai presiden. Meski selalu menang dalam tiap survei, partai berlambang banteng ini belum mengumumkan sikap mereka.

Menurut Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo, wewenang penunjukan calon presiden dan wakil presiden berada di tangan ketua umum Megawati Soekarnoputeri. Hingga saat ini kita belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang calon presiden dan calon wakil presiden," katanya kepada merdeka.com melalui pesan BlackBerry Kamis pekan lalu.

Dia menambahkan partainya terus memantau perkembangan survei tetap melambungkan Jokowi. Dia menganggap popularitas Jokowi ini bukan lantaran manuver politik atau pencitraan untuk kepentingan 2014. Dia yakin hasil itu karena bekas wali kota Solo ini bekerja bagus sebagai gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

PDIP juga membuat survei internal soal kader berelektabilitas tinggi sebagai calon presiden. Namun dia menolak mengungkap hasil jajak pendapat itu.

Seorang sumber merdeka.com memberikan dokumen hasil survei internal mengenai Jokowi dan tokoh PDIP lainnya. Bundel setebal 40 halaman ini juga berisi strategi memenangkan Jokowi dalam pemilihan presiden tahun depan.

Dokumen berjudul Trajektori Politik 2014 ini memuat pula rancangan wakil presiden akan dipasangkan dengan Jokowi dan hasil elektabilitasnya. Ada juga soal perolehan suara jika Jokowi dijadikan calon wakil presiden. Dari semua analisa dalam dokumen itu, Prabowo adalah penantang terkuat.

Dokumen ini memuat survei melibatkan 1.500 responden di 33 provinsi dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Saya diberi Bapak (Jokowi) untuk mempelajari hasil survei ini, kata sumber itu. Jika tidak dicalonkan partai, kita akan cari cara lain. Kalau tidak, rakyat bisa marah dan memaksa Jokowi mencalonkan diri jadi presiden 2014 nanti."

Tjahjo membantah kebenaran dokumen hasil survei itu. Namanya rahasia dapur tidak dipublikasikan. Yang beredar berarti palsu."

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.