Makam Mbah Gunung Salak Sering Dikunjungi Peziarah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Makam Raden KH Moh Hasan Bin R KH Bahyudin Praja Kusumah, atau dikenal warga sebagai Mbah Gunung Salak, sering didatangi para peziarah.

Kuburan yang berada tepat di atas Puncak Manik atau Puncak Salak Satu, Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, dianggap warga memiliki kekuatan mistik yang sangat kuat.

"Warga di sekitar sini banyak yang berziarah ke sini, begitu juga dari luar kota," ucap Ading (61), warga Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/5/2012).

Menurutnya, mereka datang dengan berbagai permintaan, agar maksud dan tujuannya bisa menjadi kenyataan.

"Mau apa saja yang dimintanya, datang ke sini," jelasnya.

Ading datang ke Puncak Manik untuk menjadi penunjuk jalan bagi pasukan Brimob. Ia sempat berdoa di atas kubur Mbah Gunung Salak bersama rekannya.

"Tapi, di sini sulit air. Jadi, mungkin orang-orang untuk berziarah jarang wudhu lebih dulu," ujarnya.

Ketika wartawan turun gunung menuju Cimelati, Sukabumi, ada rombongan berjumlah sekitar empat orang, yang membawa air menuju ke Puncak Salak.

"Kami akan berziarah ke atas," kata salah satu dari mereka, saat ditanya wartawan.

Seorang warga menjelaskan, kuburan tersebut dibangun oleh seseorang yang berada di sekitar Gunung Salak. Sehingga, kuburan Mbah Gunung Salak dikeramik dan menjadi bagus. Padahal, awalnya makam itu hanya berupa batu.

"Biasanya, yang berziarah banyaknya pada bulan Mulud (Maulid Nabi). Tapi, hari biasa pun warga banyak yang berziarah ke sini," paparnya. (*)

Berita Nasional Terkini

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.