Makan Konate dan 3 Pemain Gres Persija yang Bakal Memperpanjang Kemarau Kemenangan Persela di BRI Liga 1

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Gianyar - Persija Jakarta mencari pelampiasan. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu baru dibekuk Persipura Jayapura 1-2 dalam pekan ke-19 BRI Liga 1 2021/2022 pada 11 Januari 2022.

Persija Jakarta menyasar partai kontra Persela Lamongan pada Sabtu (15/1/2022) malam WIB di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, sebagai momentum penebus dosa.

"Masa persiapan kami memang tidak panjang. Namun, saya ingin para pemain tampil lebih baik dan menjalankan pertandingan dengan kualitas yang baik," ujar pelatih Persija, Angelo Alessio.

"Para pemain harus bermain 100 persen untuk mendapatkan poin penuh agar kami bisa ke papan atas," terang arsitek asal Italia tersebut.

Persija jauh lebih diunggulkan daripada Persela. Merujuk klasemen, kedua tim terpaut sangat jauh. Per Jumat (14/1/2022) sore WIB, Macan Kemayoran bercokol di peringkat ketujuh dengan 28 poin. Sementara Laskar Joko Tingkir, julukan Persela, terpuruk di posisi ke-19 dengan 25 angka.

Persija jor-joran di bursa transfer paruh musim BRI Liga 1. Macan Kemayoran memboyong tujuh pemain, antara lain Syahrian Abimanyu, Ichsan Kurniawan, Samuel Christianson, Ahmad Bustomi, Makan Konate, Ikhwan Ciptady Muhammad, dan Irfan Jauhari.

Persela sudah sepuluh pertandingan kemarau kemenangan. Persija Jakarta dapat menambah panjang penderitaan kesebelasan berjuluk Laskar Joko Tingkir itu via para pemain gresnya.

Makan Konate

Persija mengontrak Makan Konate untuk paruh kedua BRI Liga 1. (Media Persija).
Persija mengontrak Makan Konate untuk paruh kedua BRI Liga 1. (Media Persija).

Debut Makan Konate bersama Persija Jakarta berujung pahit. Pemain asal Mali itu memang mencetak gol, tapi Macan Kemayoran kalah 1-2 dari Persipura.

Baru juga bergabung, Konate telah nyetel dengan Persija. Gelandang berusia 30 tahun itu dapat menjadi jenderal lapangan tengah Macan Kemayoran.

Persela perlu mewaspadai mantan pemain Persib Bandung itu. Jika tidak, Konate punya pergerakan yang berbahaya plus eksekutor yang gacor pula.

Syahrian Abimanyu

Gelandang Timnas Indonesia, Syahrian Abimanyu latihan di Singapura jelang Piala AFF 2020. (PSSI).
Gelandang Timnas Indonesia, Syahrian Abimanyu latihan di Singapura jelang Piala AFF 2020. (PSSI).

Alessio belum dapat memastikan Syahrian Abimanyu dapat bermain melawan Persela atau tidak. Sebab, pemain berusia 22 tahun itu baru bergabung pada beberapa hari lalu.

"Saya ingin melihat kondisi Abimanyu dan perlu tahu apakah dia fit atau tidak. Sebelum dia dimainkan, saya akan lihat apakah dia bisa masuk line up atau tidak. Itu yang bisa saya sampaikan sekarang," tutur Alessio.

Abimanyu menjadi pelengkap puzzle di lini tengah Persija. Mantan gelandang Johor Darul Ta'zim (JDT) di Liga Malaysia itu bakal bahu-membahu dengan Konate dan Rohit Chand.

Ahmad Bustomi

Rekrutan baru Persija Jakarta untuk putaran kedua BRI Liga 1 2021/2022, Ahmad Bustomi. (Dok. Persija)
Rekrutan baru Persija Jakarta untuk putaran kedua BRI Liga 1 2021/2022, Ahmad Bustomi. (Dok. Persija)

Tidak butuh waktu lama bagi Ahmad Bustomi untuk menjadi pilar Persija Jakarta. Gelandang berusia 36 tahun itu menjadi starter ketika Macan Kemayoran kalah 1-2 dari Persipura.

Jika Rohit Chand yang masih cedera dan Abimanyu tidak main, Bustomi kemungkinan akan kembali mengawal lini tengah Persija.

Bustomi bakal menghadapi mantan timnya, Persela. Eks pemain Timnas Indonesia itu tentu sudah banyak tahu dapur dari Laskar Joko Tingkir.

Irfan Jauhari

Bali United mengikat Irfan Jauhari dengan kontrak berdurasi tiga tahun untuk memperkuat Bali United senior. (dok. Bali United)
Bali United mengikat Irfan Jauhari dengan kontrak berdurasi tiga tahun untuk memperkuat Bali United senior. (dok. Bali United)

Irfan Jauhari dapat menjadi senjata rahasia Persija Jakarta dari bangku cadangan. Pemain berusia 20 tahun itu sudah berperan sebagai pengganti dalam dua partai Persija sebelumnya.

Irfan punya kecepatan yang dapat membahayakan Persela. Mantan winger Bali United itu juga memiliki motivasi yang tinggi demi mengamankan tempatnya di Macan Kemayoran.

Persija bisa memanfaatkan Irfan ketika lini sayap mandek. Belakangan, performa Osvaldo Haay dan Alfriyanto Nico juga kurang memuaskan.

Klasemen Sementara Persija di BRI Liga 1

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel