Makara Art Center UI tumbuhkan bakat lewat pentas wayang dalang anak

Makara Art Center Universitas Indonesia (MAC UI) menggelar pertunjukan wayang dengan dalang bocah cilik hingga remaja yang diharapkan dapat menumbuhkan bakat anak melalui pagelaran tersebut.

Kepala MAC UI Dr Ngatawi Al-Zastrouw.di Kampus UI Depok, Rabu, mengatakan peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya mengapresiasi karya dan potensi anak-anak, tetapi juga mendorong kemampuan anak untuk berkarya.

"Pertunjukan wayang dengan dalang anak ini merupakan salah satu upaya UI sebagai institusi pendidikan untuk mendukung kreativitas anak bangsa Indonesia. Melalui pertunjukan wayang, kami berharap generasi muda mampu menjaga tradisi budaya bangsa dan mengambil hikmah dari akar nilai yang terkandung di dalamnya," kata Zastrouw.

Selain memperkenalkan tradisi budaya, pertunjukan wayang ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat mengedepankan toleransi, menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi nilai keberagaman.

Baca juga: MAC UI bantu seniman kaligrafi lewat pameran lukisan

Menurut Zastrouw, anak-anak adalah calon penerus bangsa yang harus dilindungi haknya untuk mendapatkan pendidikan, kesehatan, identitas dan dapat berpartisipasi dalam pembangunan.

Sementara itu mahasiswa Sastra Jawa FIB UI 2022, Yuliana Putri Pratama merupakan salah satu dalang dalam pertunjukan tersebut.

Ia mendapat pujian langsung dari Dr Zastrouw karena telah menunjukkan bakat dan kualitas diri, bahkan sebelum kegiatan Pengenalan Sistem Akademik Fakultas (PSAF) dimulai.

"Ini keren. Masih mahasiswa baru, tetapi sudah berani menunjukkan kreativitas yang dimiliki dengan penuh percaya diri. Mudah-mudahan ke depannya Yuliana mampu berkembang dan bersemangat dalam menjaga tradisi budaya bangsa.

Baca juga: MAC UI dukung pengembangan seni budaya desa adat di Garut

Meskipun Hari Anak Nasional dirayakan hanya sekali setiap tahun, Zastrouw menegaskan pemenuhan hak anak harus dilakukan setiap hari. Terpenuhinya hak-hak dasar anak mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Oleh karena itu, hak-hak dasar harus dapat dinikmati setiap anak tanpa terkecuali. MAC UI hadir sebagai salah satu pusat penampung hak partisipasi dan tumbuh kembang anak untuk menunjukkan bakat individu yang dimiliki.

"MAC UI memfasilitasi anak-anak yang ingin mengembangkan jati diri, seperti pertunjukan wayang hari ini. Pada dasarnya, setiap anak memiliki bakat yang berbeda-beda. Saya berharap anak-anak mampu mendalami kemampuan yang dimiliki, baik kemampuan di bidang tari, wayang, musik, drama, lukisan dan sejenisnya," kata Zastrouw.

Baca juga: MAC UI akan gelar "Nusantara Berkisah" soal kearifan lokal malam ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel