Makassar Bangun Aquarium Rp 150 M

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Areal rekreasi baru bertaraf internasional segera hadir di kawasan Tanjung Bunga, Makassar, berupa aquarium raksasa. Wahana hiburan ini dijadwalkan hadir akhir tahun 2011 atau paling lambat awal 2012 nanti.


PT Gowa Makassar Tourist Development (GMTD) Tbk akan mengembangkan wahana wisata air ini yang dikenal dengan sea world. Pembangunannya terintegrasi dengan waterboom dengan inilai investasi mencapai Rp 150 miliar.


Kedua wahana rekreasi tersebut akan dibangun di belakang Mal GTC Tanjung Bunga. "Saat ini kami sedang membangun kawasan waterboom dan sea world seperti yang sudah ada di Jakarta," kata Direktur PT GMTD Tbk Tri Laksono di Baruga Sangiaseri, Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel, Makassar, Rabu (6/7/2011).


Pembangunan dan pengelolaan sea world yang berisi berbagai jenis biota laut tersebut akan dilakukan PT Pembangunan Jaya Ancol, Jakarta. Sea world yang akan berdiri di atas areal seluas satu hektare (ha) tersebut akan mengadopsi wahana serupa di Taman Impian Jaya Ancol.


Project Manager PT GMTD Tbk, Herryanto, menjelaskan, untuk konsep pembangunan waterboom akan mengadopsi wahana serupa di kawasan elit Lippo Cikarang, Jakarta. Pembangunan mendapat lisensi dari Waterboom Cikarang dan menjadi yang kedua di Indonesia atau pertama di luar Jakarta.


"Untuk waterboom kurang lebih konsepnya sama dengan yang ada di Cikarang. Sedangkan, sea world prinsipnya sama di Ancol dengan ukuran yang lebih kecil. Yang buat dan kelola nantinya sama dengan yang di Ancol. Ini sifatnya investor yang masuk di wilayah pengembangan kita (GMTD)," ujar Herryanto.


Waterboom nantinya di atas areal seluas dua hektare akan dilengkapi sejumlah fasilitas wahana permainan air dan kolam untuk anak- anak, remaja, serta dewasa.


Dilengkapi pula dengan kolam arus yang bisa membuat pengunjung seolah-olah berada di bibir pantai. Selain itu, dilengkapi wahana menantang dengan seluncuran berketinggian 35 meter, dan lainnya.


Herryanto mengatakan untuk akuarium raksasa di sea world, saat ini, sudah memasuki tahap desain. Rencananya, wahana pertama di luar pulau Ancol, jakarta, ini akan didesain bentuk terowongan, sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan bawah laut dari sisi atas, kiri, maupun kanan.


Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menyambut positif pesatnya pembangunan di kawasan bisnis dan wisata, Tanjung Bunga hingga Barombong.


"Hari ini kita buktikan. Jika pemerintahan berlangsung baik, private sektor mengalir," katanya. Ia berharap Tanjung Bunga-Barombong bisa mendukung pengembangan kawasan metropolitan terpadu, Mamminasata (Makassar, Sungguminasa, Maros, Takalar).


"Mamminasata bisa menjadi riterid city atau kota yang sangat indah bagi mereka yang memasuki pensiun. Seluruh Indonesia bahkan dunia bisa ke Makassar. Di sini ada kebun binatang, theme park Trans Studio, museum, sampai pulau yang bagus," ujarnya.
Hibah Lahan


Tri beserta manajemen dan komisaris PT GMTD Tbk, hadir di Rujab Gubernur dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Penandatanganan dilakukan Tri bersama Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel Andi Muallim disaksikan Syahrul. GMTD menyerahkan lahan hibah seluas 3,35 hektare (ha) untuk pembangunan kawasan olahraga bertaraf internasional di kawasan Barombong, Makassar.
Syahrul sekaligus meneken nota kesepahaman dengan Branch Manager Bank Panin Makassar Andi Onny Tenri Gappa.


Onny akan menghijaukan dua kawasan pengembangan di seputar Tanjung Bunga, Center Point of Indonesia (CPI) dan Maccini Sombala of Indonesia (MOI). MOI berada di kelurahan Maccini Sombala atau hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Tanjung Bunga.
Panin akan melakukan pohon di sepanjang akses masuk CPI sepanjang 2.750 meter (m) serta 13 ha areal MOI.


Syahrul terlihat sumringah dengan kontribusi GMTD dan Bank Panin. Ia berharap langkah tersebut bisa diikuti perusahaan swasta dan sektor swasta lainnya.


"Ini sumbangsih dan itu perlu diangkat. Mereka rela menyumbang sesuatu untuk kepentingan publik. Pemerintah dan masyarakat harus menghargai itu. Kami mengimbau pihak swasta yang punya kelebihan bantulah sesuatu untuk kepentingan publik," jelasnya.

Kawasan Strategis


Kehadiran berbagai wahana semakin memantapkan kawasan Tanjung Bunga-Barombong sebagai kawasan bisnis dan wisata di Kota Makassar. Sejumlah landmark dan ikon baru berdiri di areal ini. Berbagai fasilitas tersedia. Baik yang sudah rampung maupun dalam tahap pembangunan.


Sebelumnya di kawasan ini sudah berdiri kompleks Trans Studio sebagai salah satu kawasan wisata terpadu terbesar di Indonesia. Trans Studio dibangun seluas 12,7 hektare dengan investasi mencapai Rp 1 triliun.


Tahap awal ini sudah berdiri pusat rekreasi indoor bertaraf internasional, Trans Studio Theme Park, dan Trans Studio Mall sebagai pusat perbelanjaan kelas dunia yang artistik, serta Mega Tower. Pada tahap selanjutnya akan dibangun hotel internasional berbintang, residential apartement, serta marina, di atas areal 24 ha. Sedangkan, PT GMTD selaku pengembang pertama di kawasan ini sudah menghadirkan mal GTC, arena rekreasi pantai, Pantai Akkarena, serta berbagai cluster perumahan elit maupun menengah.


Grup rumah sakit (RS) terkemuka, Siloam Hospitals, melengkapi fasilitas di Tanjung Bunga dengan membangun


RS bertaraf internasional di atas lahan seluas 10 ribu meter persegi. RS dengan fasilitas modern dan terlengkap tersebut ditargetkan rampung tahun Desember 2012.
Saat ini, pembangunan gedung RS yang peletakan batu pertamanya dilakukan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, Syahrul, dan CEO Lippo Group James T Riady tersebut, 7 Januari 2011, terus dilakukan.


Mega Proyek


Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Pemkot Makassar juga mengembangkan sejumlah mega proyek prestisius di kawasan ini. Dari bibir pantai Losari dilakukan reklamasi dengan sejumlah anjungan termasuk pembangunan masjid terapung.


Fasilitas pertemuan yang menampung puluhan ribu orang, Celebes Convention Center (CCC), sudah rampung sejak 2008 lalu. Pemprov Sulsel juga mengembangkan kawasan yang diproyeksikan menjadi pusat peradaban baru di timur Indonesia, CPI di kawasan tumbuh, pantai Losari.


Mega proyek multiyears tersebut terus dibangun. Saat ini, pembangunan jalan lingkar akses masuk CPI yang berhadapan langsung dengan RS Siloam sudah rampung.


Pembangunan jembatan kembar yang menjadi akses utama ke CPI terus dilakukan dan ditargetkan rampung awal tahun 2012. Kawasan ini dibangun dengan mereklamasi tanah tumbuh seluas 600 ha dengan kebutuhan dana mencapai Rp 1 triliun lebih. Akan menjadi pusat bisnis dan pemerintahan, kawasan hiburan, areal publik, serta sarana olahraga seperti lapangan golf dengan view ke laut lepas.


Di kawasan CPI juga akan dibangun Masjid Termegah di Asia, sekelas Taj Mahal di India, The Makassar Notradamus yaitu taman 1.000 patung Pahlawan Indonesia, dengan areal publik terbesar dilengkapi kawasan hijau, tempat bermain, taman bunga, tempat beristrahat, dan pantai buatan. Di sekitar kawasan ini juga akan terdapat waterfront dan marina.

Pemprov juga mengembangkan kawasan olahraga internasional terpadu dilengkapi Stadion Sepakbola Barombong dan stadion kolam renang. Peletakan batu pertama pembangunan stadion tersebut sudah dilakukan Januari 2011.


Taman kota baru juga segera hadir di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate. Maccini Sombala of Indonesia (MOI) sebagai ruang terbuka hijau (RTH) ditargetkan rampung 2012 nanti dengan dana mencapai Rp 134 miliar.

Saat ini, pengerjaan taman artistik dan multifungsi tersebut terus dilakukan. Pemprov Sulsel sudah hampir merampungkan pembangunan arena jogging track sepanjang satu kilometer (km), taman, serta lavatory bagi pengunjung.

Berbeda dari taman kota dan lokasi jogging yang sudah ada, lokasi ini juga bisa menjadi pilihan wisata dan olahraga air karena akan dikelilingi kanal buatan yang mengitari jogging track. Sejumlah fasilitas olahraga juga rencananya dibangun seperti voli, takraw, dan lapangan basket.

Kawasan pengembangan seluas 13 ha ini juga menjadi lokasi perkantoran instansi yang direlokasi untuk revitalisasi benteng Fort Rotterdam di antaranya dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag), badan narkotika nasional (BNN), kantor RRI, legiun veteran Indonesia (LVRI), dan lainnya. Sebanyak tiga ha diperuntukkan untuk perkantoran, sedangkan sisanya untuk RTH dan fasilitas pendukung lainnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.