Makassar Dikepung Banjir dan Dilanda Angin Kencang

Agus Rahmat, Irfan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Makassar dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya, sejumlah wilayah di beberapa kecamatan rawan banjir, saat ini mulai digenangi air.

Seperti di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, terutama di Blok 10, hingga Sabtu malam, 19 Desember 2020, debit air terus naik seiring hujan terus mengguyur.

Bahkan, kelompok relawan kemanusiaan telah terjun ke lokasi banjir memberikan bantuan dan menawarkan evakuasi ke warga.

"Alhamdulillah, kita turun atas nama komunitas Menara Manggala. Kami turun membantu warga tanpa melihat lagi adanya perbedaan politik," kata Ahmad Rumi, salah seorang relawan.

Baca juga: Calo Rapid Test COVID-19 di Stasiun Pasar Senen Ditangkap

Tak jauh dari situ, yang lokasinya masih di Kecamatan Manggala, Waduk Tunggu Pampang, airnya sudah meluap dan naik ke jalanan. Begitu pula kanal air di belakang Perumahan Puri Taman Sari, Jalan Borong Indah, mulai menggenangi kediaman warga.

Banjir juga memutus akses jalanan di Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Terutama jalur dari arah Pasar Daya ke Mangga III, Katimbang, tembus ke kawasan Bumi Tamalanrea Permai.

Ketinggian air membuat kendaraan roda dua sudah tidak bisa melewati jalan itu. Adapun roda empat, masih memungkinkan meski jalanannya sangat pelan.

"Diimbau kepada pengendara roda dua agar tidak lewat di Paccerakkang, dan sebaiknya memilih jalur lain," kata seorang pengendara mobil yang merekam ketinggian air di wilayah Katimbang.

Sampai Sabtu malam tadi, Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan sekiranya masih diguyur hujan, yang kadang diselingi dengan hembusan angin yang cukup kencang. (ase)