Makassar tuan rumah konvensi nasional pendeta Gereja Toraja

Kota Makassar menjadi tuan rumah Konvensi Nasional Pendeta Gereja Toraja yang akan dilangsungkan selama empat hari, dengan diikuti peserta dari 17 provinsi di Indonesia.

Ketua Umum Gereja Sinode Toraja Pdt Alfred Anggui di Makassar, Jumat mengatakan dipilihnya Ibu Kota provinsi Sulsel itu karena dinilai sebagai salah satu kota yang aman, kondusif dan heterogen.

"Setelah ditetapkan Kota Makassar sebagai tuan rumah konvensi nasional, kemudian kami menghadap ke wali kota untuk bersilaturahim, sekaligus memberi undangan untuk hadir dalam konvensi nanti," ujarnya.

Ia mengatakan kegiatan Konvensi Nasional Pendeta Gereja Toraja akan digelar 18 hingga 21 April 2022 di Asrama Haji Sudiang, Makassar.

Di hadapan wali kota, Pdt Alfred Anggui mengatakan jika peserta selain berdatangan dari 17 provinsi, juga akan hadir peserta dari mancanegara.

Mengenai persiapan menyambut konvensi ini, Alfred mengatakan persiapan menyambut konvensi seluruhnya sudah hampir rampung 95 persen.

"Kesiapan panitia hari ini saya pikir sudah 95 persen sudah jauh lebih bagus. Mungkin tinggal satu dua yang harus kita rapikan," katanya.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang menerima rombongan panitia konvensi pendeta ini menyambut baik atas ditunjuknya Makassar sebagai tuan rumah terselenggaranya Konvensi Gereja Toraja.

"Kami menyambut baik terselenggaranya Konvensi Nasional Gereja Toraja di Makassar. Ada lebih dari 1.000 pendeta dari berbagai penjuru kota di Indonesia dan dari luar negeri akan hadir di sini untuk menggelar konvensi. Ini adalah hal positif dan menjadi berkah bagi warga Makassar," ucapnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel