Makin Penting, 8 Tips Gampang Amankan Data Pribadi

Merdeka.com - Merdeka.com - Di Indonesia, dalam satu bulan ini masyarakat dihebohkan dengan adanya dugaan kebocoran data. Hal ini semakin membuktikan besarnya ancaman di era digital, apalagi data pribadi kini sama berharganya dengan uang. Keamanan data pribadi merupakan tanggung jawab semua pihak.

Kendati demikian, ada beberapa hal sederhana yang bisa masyarakat lakukan untuk menjaga keamanan data pribadinya. Dilansir dari Kominfo dan Tech Target, berikut 8 tips menjaga keamanan data pribadi:

1. Gunakan Password yang kuat
Meski kata sandi yang kuat tetap dapat diretas dengan metode seperti serangan brute force, setidaknya akan lebih mempersulit peretas untuk menebaknya. Serangan brute force sendiri saat ini ditanggulangi dengan membatasi upaya login yang gagal, menggunakan CAPTCHA, memantau log server, atau menggunakan autentikasi multifaktor. Gunakan pula kata sandi yang berbeda untuk setiap aplikasi yang digunakan.

2. Jangan Membuka Tautan Mencurigakan
Tautan dari nomor yang tidak dikenali berpotensi sebagai sebuah upaya phising, yakni penipuan dengan percobaan untuk mendapatkan data pribadi melalui komunikasi elektronik resmi. Pastikan hanya membuka tautan yang diyakini keamanannya atau berasal dari orang yang dikenal.

3. Batasi Izin Privasi
Beberapa aplikasi meminta lebih banyak hak istimewa daripada yang sebenarnya mereka butuhkan atas nama pengumpulan data. Izin ini memungkinkan mereka mengakses berbagai sumber data di perangkat, termasuk kontak, riwayat penelusuran, dan geolokasi. Batasi akses atas izin-izin tersebut dengan mengaturnya di pengaturan privasi.

4. Gunakan Anti-Virus
Perangkat lunak antivirus dapat digunakan pada perangkat komputasi individu, jaringan, dan sistem TI untuk melindungi data pribadi. Awalnya, perangkat lunak antivirus dirancang untuk mendeteksi dan menghapus virus dari komputer, tetapi juga dapat melindungi dari berbagai macam ancaman, seperti spyware, botnet, ransomware, keylogger, dan perangkat lunak berbahaya lainnya.

5. Lakukan Pencadangan Data
Mencadangkan data dianggap penting untuk rencana pemulihan bencana. Selain itu juga pilihan terbaik untuk memulihkan dari kehilangan data besar. Data pribadi yang penting harus dicadangkan ke drive, perangkat, atau lokasi terpisah.

6. Gunakan Software Legal
Gunakan software yang legal yang rutin melakukan pembaruan untuk menambal celah keamanan. Software ilegal biasanya tidak memberikan update secara berkala. Hal seperti ini bisa membuka kesempatan untuk para peretas.

7. Hindari Koneksi Wi-Fi Sembarangan
Jangan terhubung dengan Wi-Fi yang tidak aman. Jaringan nirkabel tidak aman mungkin sebenarnya berasal dari laptop atau smartphone terdekat yang mencoba menyambung ke perangkat lain untuk mencuri informasi pribadi. Idealnya, terhubunglah ke SSID yang dikenal dan tepercaya, serta titik akses yang diautentikasi.

8. Hindari Berbagi Data Pribadi
Pastikan tidak menunjukkan data pribadi, seperti nomor telepon, e-mail, password, dan lainnya kepada sembarang orang. Data pribadi seperti ini dapat dieksploitasi untuk kepentingan-kepentingan orang yang berniat buruk dan akan merugikan pemilik data tersebut.

Itulah beberapa tips menjaga keamanan data pribadi. Mari lebih bijak dalam mengelola dan menggunakan data-data tersebut.

Reporter: Dinda Khansa Berlian [faz]