Makki 'Ungu' Tampil Mesra Bersama Istri Baru

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Heribertus Irwan Wahyu Kintoko

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memakai kemeja, jas dan celana serba hitam, Makki Parikesit (41) terlihat mesra ketika keluar dari sebuah ruangan bersama Lala Hamid (45) di On Five Restaurant, Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2013).

Jika Makki tampak begitu 'hitam' dengan pakaian pengantinnya, Lala tampil berbeda. Produser film dan pemilik rumah produksi 'De Pic' ini terlihat anggun saat mengenakan gaun pengantin warna putih. Tubuhnya yang besar tertutupi gaun.

Ketika keduanya melangkahkan kakinya untuk menemui para tamu undangan di pesta nikahan yang digelar tertutup itu, Sigit Purnomo (34) atau Pasha, vokalis band Ungu, terdengar mulai melantunkan sebuah lagu romantis.
Pasha menyanyikan salah satu lagu hits Ungu yang berjudul 'Tercipta Untukmu' saat Makki dan Lala melangkah pelan. Bersama Pasha, Arlonsy Miraldi (29) atau Oncy, gitaris band Ungu, turut memainkan keyboard-nya.

Sejumlah tamu penting ikut hadir di pesta itu, seperti CEO MNC Grup Harry Tanoesoedibyo dan Pemred RCTI Arief Suditomo. Sebelum memiliki rumah produksi, Lala adalah Direktur Program di RCTI selama beberapa tahun.

Medio November 2012, rumah tangga Makki dan Dede, istri terdahulunya, dikabarkan retak dan berakhir ditengah jalan. Saat itu, Makki tidak mau menjelaskan prahara rumah tangganya yang sudah kandas.

Sedangkan Lala dikenal sebagai produser film. Salah satu film garapan rumah produksinya, De Pic, berjudul 'Mengejar Mas Mas'. (kin)

Baca Juga:

Pesta Pernikahan Makki 'Ungu' Tertutup

Bassis Band Ungu Tak Lagi Berstatus Duda

Ungu Tak Mau Konflik Soal Uang

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.