Makna Baju Adat Tanah Bumbu yang Dipakai Jokowi di Upacara Hari Lahir Pancasila

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi Inspektur Upacara (Irup) peringatan Hari Lahir Pancasila, Selasa (1/6/2021). Upacara kali ini digelar secara virtual karena situasi pandemi Covid-19.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com dari Youtube Sekretariat Presiden, upacara Hari Lahir Pancasila dimulai sekitar pukul 07.50 WIB di halaman Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri. Sementara Jokowi berada di Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat.

Seperti di upacara kenegaraan lainnya, Jokowi kembali memakai baju adat dari salah satu daerah di Indonesia. Kali ini, ia mengenakan baju adat dari Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Baju adat dengan jas tutup bewarna hitam dengan ornamen emas serta kain tenun bewarna hijau sebagai penutup kepala itu juga pernah dipakai Jokowi pada HUT Kemerdekaan ke-72 RI pada 2017 lalu. Ciri khas dari baju adat Tanah Bumbu dari Bugis Pagatan ini adalah penggunaan kain tenun Pagatan. Kain ini biasanya dipakai sebagai sarung dan juga laung atau penutup kepala.

Dilansir dari beragam sumber, makna sarung yang dipakai dalam baju adat ini adalah sebagai simbol manusia yang terampil dan pekerja keras. Sementara simbol Laung sebagai kewibawaan dan keperkasaan. Bagian dalam baju disebut teluk balana yang menjadi simbol baju nusantara yang agamis.

Sedangkan, baju bagian luar dinamakan cekak musang tanpa kancing bermakna tingginya budi pekerti dan selalu menghargai perbedaan. Celana panjang dan ikat pinggang juga punya arti khusus. Celana menjadi simbol kesetiaan, dan ikat pinggang kain mewakili simbol kesederhanaan.

Bermalam di Tanah Bumbu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam kunjungan kerja ke Lapangan Bola Gunung Tinggi, Desa Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. (Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam kunjungan kerja ke Lapangan Bola Gunung Tinggi, Desa Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. (Sekretariat Presiden)

Sebagai pelengkap ada ornamen emas di dada bagian kiri sebagai simbol pemimpin yang bijaksana. Jokowi tentu punya alasan lain memilih menggumakan baju adat Tanah Bmmbu.

Selain makna filosofis tadi, alasan lainnya kemungkinan karena ia pernah berkunjung ke Tanah Bumbu pada Mei 2017. Ia bahkan sempat bermalam di sana dalam rangkaian Kunjungan Kerja Lintas Nusantara setelah sebelumnya melawat ke Gampong Lhong Raya, Banda Aceh, Provinisi Aceh.

Seperti dilansir dari Antara, untuk mencapai Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Jokowi menumpang pesawat Kepresienan RJ-85 selama 20 menit perjalanan. Jokowi dan rombongan memulai kunjungan kerja di Tanah Bumbu pada 7 Mei 2017.

Pada kesempatan itu Presiden membagi-bagikan sepeda Jokowi kepada masyarakat dan pelajar. Tujuannya untuk mencanangkan kegiatan car free day atau hari bebas kendaraan bermotor di seluruh kota di Indonesia, termasuk di Tanah Bumbu.

Jokowi dan Pemimpin Dunia Disuntik Vaksin Covid-19

Infografis Jokowi dan Pemimpin Dunia Disuntik Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Jokowi dan Pemimpin Dunia Disuntik Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan Berikut:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel