Makna Berkurban Bagi Jokowi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menunaikan Salat Idul Adha bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Usai salat, Jokowi mengungkapkan makna berkurban bagi dirinya.

"Berkurban itu maknanya jelas. Kurban menjadi pintu untuk mendapatkan sisi mulia di mata Allah SWT," ujar Jokowi, Jumat (26/10/2012).

Saat kembali ditanya berapa jumlah hewan kurban yang diberikan, Jokowi tetap enggan menjawabnya, karena ia menilai itu bisa menjadi riya.

"Enggak perlu disebutkan (berapa kurban saya). Itu riya namanya," tuturnya.

Usai salat di Istiqlal, Jokowi kembali ke Balai Kota untuk ramah tamah dengan para pejabat di Pemprov DKI, beserta keluarga.

Salat Idul Adha di Balai Kota hanya dihadiri oleh Sekprov DKI Fadjar Panjaitan, bersama para kepala dinas di jajaran Pemprov DKI.

Hewan kurban sapi dari Pemprov DKI segera didistribusikan kepada warga yang membutuhkan, setelah dikirim lebih dulu ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Cakung. Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolik oleh Fadjar. (*)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.