Makna Hari Kartini, Farhat Abbas Bahas Emansipasi Istri Muda dan Tua

Lutfi Dwi Puji Astuti, Nuvola Gloria
·Bacaan 1 menit

VIVAHari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April. Hari nasional itu didedikasikan sebagai hari peringatan tokoh Pahlawan Nasional, Raden Adjeng Kartini Djojo Adhiningrat (Kartini).

Alasan 21 April yang dipilih sebagai hari nasional karena tanggal tersebut merupakan hari lahir Kartini, yaitu 21 April 1879. Kartini memiliki pandangan bahwa pendidikan bagi perempuan adalah kunci penting bagi emansipasi manusia.

Pengacara kondang Farhat Abbas ikut berpendapat mengenai Hari Kartini. Mantan suami Nia Daniaty itu mengungkapkannya lewat instagram stories.

"Makna Hari Kartini hari ini menurut saya adalah wanita mengambil perannya yang selama ini diambil oleh kaum pria," tulis dia.

Bagi Farhat, peran tersebut mencakup dalam pemberian nafkah dan berkarier.

"Termasuk peran memberi nafkah, kerja, berkarier seluas dan sebesar-besarnya. Selamat Hari Kartini 21 April 2021," ungkap Farhat lagi.

Kemudian, Farhat berkelakar mengenai istri muda dan istri tua. Dia menyebutkan mengenai emansipasi istri muda.

"Bukannya emansipasi istri muda terhadap istri tua, begitupun sebaliknya. (Emansipasi modern)," tulis Farhat lagi.

Seperti diketahui, Farhat dikenal masyarakat karena ucapannya dalam mengomentari kasus yang sedang tren, tingkah laku selebriti, pejabat dan politikus secara blak-blakan, bahkan cenderung menghujat.

Banyak yang menilai Farhat melakukan hal itu sekadar mencari sensasi untuk menarik perhatian masyarakat namun Farhat membantah semua tuduhan itu. Menurut Farhat, dia tidak perlu mencari sensasi untuk sekadar menaikkan popularitasnya.