Makna Perayaan Paskah Bagi Umat Kristiani, Ketahui Sejarahnya

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Paskah merupakan perayaan penting bagi umat Kristiani di seluruh dunia. Perayaan Paskah digelar pada hari Minggu pertama, setelah bulan purnama pertama terjadi pada atau setelah titik balik musim semi.

Menurut seorang biarawan abad ke-18, kata Paskah berasal dari Anglo-Sexon Eeostre atau Eastre yang berarti musim semi dan kesuburan.

Beragam rangkaian perayaan paskah dilaksanakan umat Kristiani di seluruh dunia, mulai Jumat Agung, Sabtu Sunyi, dan perayaan Paskah di hari Minggu. Sama halnya Natal, perayaan Paskah juga dirayakan satu tahun sekali.

Paskah memberikan kesan yang pesan yang menarik bagi umat Kristiani yang percaya akan bangkit-Nya sang Juru Selamat ke surga.

Banyak sekali makna dan pesan yang Yesus sampaikan pada momen perayaan Paskah ini, Yesus mengajarkan agar umat-Nya selalu mengingat ajaran yang telah Ia berikan.

Bagi umat Kristiani, pastinya penting mengetahui dan memahami makna dari perayaan Paskah.

Berikut ini rangkuman tentang makna perayaan Paskah, seperti dilansir dari laman Tuhanyesus.org dan Merdeka.com, Kamis (1/4/2021).

Sejarah dan Arti Paskah

Ilustrasi salib, Kristen, Kristiani. (Gambar oleh sspiehs3 dari Pixabay)
Ilustrasi salib, Kristen, Kristiani. (Gambar oleh sspiehs3 dari Pixabay)

Melansir dari Ensiklopedia Britannica via Merdeka.com, arti paskah adalah kemenangan Yesus Kristus atas kematian. Paskah merupakan tiga hari setelah kematian Yesus Kristus di kayu salib. Dengan kata lain, kebangkitan Yesus Kristus berarti kehidupan kekal yang diberikan kepada umat manusia yang percaya.

Di dalam Perjanjian Lama, Paskah adalah perayaan orang-orang Israel saat memperingati Passover atau bulan purnama pertama setelah ekuinoks vernal.

Secara harfiah, Passover memiliki arti 'melewati' dan secara khusus dalam tradisi Yahudi merujuk pada perayaan pembebasan orang-orang Yahudi dari perbudakan Mesir.

Sejalan dengan arti dalam Perjanjian Lama, Paskah dalam Perjanjian Baru juga menunjukan kuasa Allah atas kasih dan anugerah yang meluputkan umat milik-Nya dari maut. Dengan kata lain, Allah memberikan kepastian kebangkitan kekal di akhir zaman, melalui kebangkitan Kristus.

Paskah adalah kebangkitan Yesus yang telah mengubah jalan hidup manusia. Kebangkitan Yesus telah membawa perubahan status dan memberikan transformasi dalam hidup. Dalam keyakinan umat Kristiani, penyaliban dan kebangkitan Yesus dipercaya terjadi ketika Passover tahun 30.

Di samping itu, terdapat penjelasan lain tentang arti Paskah, merujuk pada kata 'eostur Norse' atau 'ostara', yang memiliki arti musim kelahiran baru. Dengan kata lain, paskah sering dikaitkan dengan pergantian musim.

Makna Perayaan Paskah

Ilustrasi kata-kata bijak rohani Kristen, sabar. (Photo by Alicia Quan on Unsplash)
Ilustrasi kata-kata bijak rohani Kristen, sabar. (Photo by Alicia Quan on Unsplash)

Berikut ini makna Paskah bagi yang merayakannya:

Keluar dari Gelap Menuju Terang

Manusia yang sering kali masih berpengaruh dalam dunia gelap dan tidak mempunyai pengharapan dalam hidupnya, Yesus memberikan suatu pengharapan yang baru kepada tiap-tiap orang yang percaya bahwa Dia telah bangkit.

Bangkit dari Kehidupan Lama dan Mulai Kehidupan yang Baru

Sering kali manusia mengalami banyak masalah kehidupannya dan membuat dosa, setelah Tuhan bangkit dari kematian-Nya, Dia ingin mengajarkan perubahan dari perbuatan yang jelek yang dulu dilakukan.

Apa yang pernah dilakukan, terutama perlakuan buruk dan yang melibatkan dosa, harus dibuang dan harus mulai sadar dan bangkit untuk memulai kehidupan yang baru sesuai ajaran Tuhan.

Batu Penghalang Sudah di Singkirkan

Tuhan memberitahukan kepada umat-Nya di momen Paskah ini bahwa batu penghalang bertemu dengan Allah sudah dihapuskan dan sudah disingkirkan.

Semua halangan yang dilakukan iblis untuk menjauhkan umat Kristiani dengan Tuhan, sudah disingkirkan. Dengan begitu, bisa berhasil melangkah ke tempat Tuhan Allah, kemudian bisa menjadi murid teladan untuk Tuhan dan menuruti perintah ajaran dari Allah.

Batu penghalang yang sudah disingkirkan akan membuat jalinan hubungan dengan Allah makin dekat.

Sumber: Tuhanyesus, Merdeka.com (Reporter: Jevi Nugraha. Published: 10/11/2020)