Maksimalkan mudik, warga pilih tambah izin libur dari kantor

Sejumlah perantau yang bekerja di Jakarta memilih untuk meminta izin tambahan libur dari kantor guna memaksimalkan momentum mudik untuk berkumpul dengan sanak saudara di kampung halaman.

Dasikan (47) baru saja tiba di Stasiun Pasar Senen Jakarta pada Selasa sore seusai menghabiskan waktu berkumpul dengan keluarga dan kerabatnya di Gombong, Jawa Tengah.

"Saya kan baru pulang pada hari kedua Lebaran, jadi saya sengaja baru balik hari ini biar agak lama di kampung," katanya saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta.

Baca juga: KAI tolak 707 calon penumpang yang tak patuh protokol kesehatan

Ia mengaku pandemi COVID-19 membuat jumlah kerabat yang harus ditemuinya cukup banyak karena sudah 2,5 tahun tidak menginjakkan kaki di tempat kelahirannya.

Beruntung kantornya mengizinkan dia untuk libur kemarin, Senin (9/5) dengan syarat menggantinya dengan hari lain.

"Dalam seminggu ada libur 2 hari misalnya Sabtu. Nanti akhir Mei saya ganti yang Senin ini jadi saya masuk di hari Minggu. Kalau hari ini saya shift malam," ujarnya.

Baca juga: H+7 Lebaran, Daop I Jakarta kedatangan 38.800 penumpang

Hal senada juga disampaikan Tiwi (28) yang sengaja memilih balik ke Jakarta pada H+7 Lebaran usai menghabiskan waktu berlibur bersama temannya di Semarang, Jawa Tengah.

Ia bersama dua orang temannya yang berdomisili di Depok meminta izin kepada atasannya di kantor untuk cuti selama dua hari guna menghindari kepadatan penumpang kereta api pada puncak arus balik Lebaran 2022.

"Kalau kemarin pas orang mudik penuh, malas juga desak-desakan jadi mending sabar, pas orang balik kami baru pergi dan ambil cuti," jelasnya.

PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat volume penumpang dari daerah lain tujuan Daop 1 Jakarta pada Selasa ini berjumlah 38.800. Jumlah tersebut turun jika dibandingkan Senin (9/5) yang sebanyak 40.800 penumpang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel