Malam Mencekam di Agam, Teror Binatang Buas Ancam Ternak Warga

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Agam - Sebanyak tiga ekor kerbau milik warga Cubadak Lilin, Nagari Tigo Balai Kecamatan Matur Kabupaten Agam, Sumatera Barat dimangsa satwa liar yang diyakini harimau sumatra.

Dari tiga ekor kerbau itu, satu di antaranya mati yang merupakan induknya, sementara dua ekor lagi anak kerbau mengalami luka-luka.

Kepala BKSDA Resor Agam, Ade Putra mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (8/3/2021) malam, kemudian pihaknya datang ke lokasi pada Selasa (9/3/2021).

"Kami sudah menyisir dan melakukan identifikasi lapangan, hingga saat ini satwa harimau tersebut belum menampakkan diri lagi," ujarnya, Rabu (10/32021).

Namun, lanjutnya, tim menemukan jejak kaki dan juga kotoran dari satwa langka yang diduga harimau tersebut di sekitar lokasi kejadian.

Ade menyebut lokasi kejadian berada di luar kawasan hutan, dengan jarak ke kawasan Cagar Alam Maninjau sekitar 2,5 kilometer dan hutan produksi sekitar 1,25 kilometer.

"Dugaan sementara satwa tersebut sudah bergeser ke dalam hutan," ujarnya.

BKSDA Agam juga menyosialisasikan kepada warga agar waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas, serta melakukan pengamanan berupa memasukkan ternaknya ke dalam kandang.

"Kami meminta warga agar tidak mengembala ternak terlalu dekat dengan hutan, dan saat sore ternak sebaiknya dimasukkan ke kandang," dia menambahkan.

Harimau sumatra merupakan salah satu satwa langka dan dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Saksikan juga video pilihan berikut ini: